Modifikasi Motor Japstyle; Pecinta Motor wajib Tau

Modifikasi Motor Japstyle; Pecinta Motor wajib Tau

Mengenal motor japstyle bisa menjadi langkah awal untuk Anda yang sedang kebingungan hendak membeli kendaraan seperti apa.


Mungkin Anda bosan dengan model motor yang mainstream dan itu-itu saja. Artikel ini akan membantu Anda. Untuk mereka yang gandrung dengan modifikasi motor, memiliki motor yang standar sangatlah membosankan. 


Konsep yang monoton tanpa ada sentuhan baru yang menarik, membuat mereka memodifikasinya sesuai dengan konsep dalam kepala. Ada banyak aliran modifikasi motor yang sudah dikenali. Dan dari banyak itu, aliran japstyleh-lah yang berhasil menggaet hati penggemar modif motor Indonesia. 


Jika Anda cermat membaca kata japstyle, Anda akan langsung tahu asal kalimat dari kata tersebut. Japstyle adalah singkatan untuk Japanese Style, sebab pada awalnya, aliran ini lahir di negara Jepang. 


Japstyle awalnya tumbuh di Tokyo ibukota Jepang. Jepang sendiri sudah masyhur sebagai negara pemroduksi kendaraan bermotor didunia. Japstyle kemudian menyebar ke banyak negara dan melahirkan banyak jenis aliran lagi. 

Adapun aliran-alirannya antara lain : Street Tracker, Street Demon, Cafe Racer, Flat Tracker, atau Japanesse South Carolina. 


Mengenal motor japstyle di negara kita sendiri, salah satu yang menjadi pelopornya adalah sebuah bengkel di Bandung dengan nama Yasashi Garage. Bengkel tersebut memulai debutnya dengan japstyle di tahun 2004.


Sedangkan, yang menginspirasi Yasashi Garage sendiri adalah sebuah majalah modifikasi motor dari Jepang. Akhirnya, japstyle banyak diketahui dan mendapatkan hati di kalangan pecinta modif motor Indonesia.

Mengenal Motor Japstyle Dan Cara Modifikasinya

Japstyle cocok untuk jadi tunggangan karismatik. Sumber : istockphoto.com

Japstyle cocok untuk jadi tunggangan karismatik. Sumber : istockphoto.com

Japstyle menjadi jawaban untuk keinginan tampil gahar di jalanan dengan budget minimalis. Modifikasi jenis ini diterapkan pada motor lama pabrikan Jepang. Bisa GL Series, CB atau Astrea 800. 

Pada dasarnya, japstyle mengganti beberapa komponen pada rangka motor supaya tampilan japstyle itu sendiri didapatkan. Kemudian dilakukan modifikasi pada lampu depan dan juga ban dengan aneka ragam jenis ban


Komponen lain yang juga perlu dimodifikasi adalah jok, knalpot, tangki bahan bakar, lampu sen, setang, spion, shockbreaker, dan lengan ayun arm. Beberapa komponen lain bisa ikut diganti, menyesuaikan dengan keinginan pribadi.


Anda tidak perlu bingung mencari komponen tadi, barang-barang yang Anda perlukan diatas kini mudah untuk di dapatkan, Anda bisa membelinya secara online maupun offline. Harganya pun tergolong tidak mahal.


Atau, beberapa bengkel kini dengan baik juga melayani untuk membelikan komponen-komponen tadi untuk Anda. jadi Anda cukup duduk santai menunggu semua beres ditangan montir.


Harga reparasai motor menuju model japstyle pun tidak mahal-mahal banget, pada beberapa forum pecinta modif motor yang ada, dapat diambil kesimpulan harga modif berkisar antara 4,5 sampai 6 jutaan. Itu sudah termasuk cat finishing.


Patut diperhatikan juga, bagi Anda yang akan berpergian dengan motor hasil modifikasi tersebut, untuk mengetahui perundang-undangan terkait modifikasi motor yang ada di Indonesia. Hal ini perlu menjadi perhatian lebih bagi Anda.


Poinnya, seluruh kendaraan yang telah dimodifikasi, apapun jenis alirannya, harus dilakukan uji tipe ulang terkait persyaratan konstruksi dan material. Hal ini tertuang pada pasal 52 ayat 3, dan menjadi poin penting yang harus Anda pahami.


Pasal lain yang membahas tentang modifikasi motor antara lain Pasal 123 Ayat 1 PP No. 55 Tahun 2012 tentang kendaraan, yang membahas terkait pengujian fisik kendaraan untuk pemenuhan persyaratan teknis dan layak jalan. Serta penelitian rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor. 


Anda tidak bisa mengabaikan hukum ini begitu saja. Sebab jika Anda acuh, Anda akan dihadapkan pada sanksi pasal 277 yang isinya adalah hukuman pidana penjara, paling lama satu tahun, atau denda paling banyak Rp 24 juta.

Mengenal Motor Japstyle Yang Paling Di Rekomendasikan

Beberapa jenis motor Japstyle berikut termasuk di antaranya yang paling populer di pasaran. Sehingga selain menjadi koleksi juga bisa menjadi aset  investiasi tersendiri layaknya investasi properti yang kian hari semakin bernilai di pasaran pecinta barang-barang bernilai sejarah.

Kawasaki W 175

Kawasaki W 175 Retro Classic. Sumber : kawasak-motor.co.id

Kawasaki W 175 Retro Classic. Sumber :  kawasak-motor.co.id

Kawasaki W175 sebenarnya adalah model yang masih baru dari kawasaki. Masih keluarga dengan jenis W sebelumnya, Kawasaki W 175 mengusung sepeda motor jadul yang terhitung berani karena pasar motor didominasi segmen sport dan matic.


Karena modelnya sudah dibuat jadul, makan Anda hanya perlu merombak sedikit saja dari motor ini. Anda hanya perlu mengubah pada bagian jok duduk dan setang. Budget yang perlu dikeluarkan untuk pembelian Kawasaki W175 mulai dari 34 juta. 

Tiger Revo 2009

Motor sport besutan Honda ini memang sudah tidak diproduksi lagi, namun prospek pasarnya masihlah tergolong baik. Tidak sedikit orang yang mencari motor Tiger khususnya Revo 2009 karena ketangguhannya. 


Motor 4-tak ini ternyata masih dijual lebih mahal bila dibandingkan dengan Yamah V-ixion 2013. Mungkin karena memang produknya yang terbatas dan banyak kalangan memburunya.   


Dengan body luar-dalam yang tangguh ini, modifikasi Tiger Revo 2009 menjadi japstyle adalah opsi yang perlu dipikirkan.

Honda GL 100

Honda GL jadul. Sumber : mobilmoto. com

Honda GL jadul. Sumber : mobilmoto. com

Honda GL 100 merupakan motor legendaris pada zamannya. Zaman dimana memiliki motor adalah hal yang prestisius. GL 100 masuk ke Indonesia pada tahun 1979. 


Menurut banyak forum pecinta modifikasi motor, GL 100 cocok sekali bila diubah menjadi Japanese Style. Bawaan pabriknya memang sudah enak diajak perjalanan jauh. Sudah irit, part komponennya juga melimpah.

Megapro 2001

Megapro terkenal sebagai motor yang paling sering kena modif. Banyak orang langsung tahu bahwa motor modifikasi yang sedang ia tunggangi basicnya adalah Megapro dari keringkasan berkendara. 


Megapro adalah produk lama Honda yang sudah biasa kena modif. Salah satu modif yang paling sering dipakai untuk motor ini tentu saja Japstyle. 


Disamping basicnya yang cocok sekali untuk dimodif, komponen-komponen dari motor ini mudah dijumpai.

Mengenal motor japstyle beserta motor-motor yang cocok untuk aliran modif ini akan membuat Anda tampil keren di jalan dengan modal tidak seberapa. 


Tentu saja bila dibandingkan dengan motor baru yang memang dari pabriknya sudah didesain gahar.

Semoga artikel ini bermanfaat. 


Silahkan kunjungi website kami untuk informasi otomotif menarik lainnya seperti aturan modifikasi mobil. Sekian dan terima kasih..

Wajib Tau, 6 Jenis Kerusakan Mesin Motor Matic

Wajib Tau, 6 Jenis Kerusakan Mesin Motor Matic

Sepeda motor bisa dibilang menjadi salah satu jenis kendaraan pribadi yang paling banyak penggunanya. Hal ini tentu saja termasuk di Indonensia. Hanya saja, dari sekian puluh bahkan ratus juta pengguna sepeda motor, tidak kemudian semua penggguna faham seputar mesin khususnya mesin motor matic.


Ya, secara lebih spesifik, penggunaan jenis motor matic memang menanjak cukup signifikan. Yang demikian bisa kita lihat di sekeliling kita baik khususnya ketika berangkat kerja ataupun pulang kerja. Atau di waktu-waktu selain itu, di mana kita bisa melihat pengguna motor matic lintas gender, lintas kalangan, lintas usia.


Meski banyaknya jumlah pengguna tidak berbanding lurus dengan banyaknya pengguna yang faham seputar permesinan merupakan sesuatu yang wajar, para pengendara motor metic, jika itu termasuk Anda yang saat ini sedang menyimak artikel ini, minimal memahami beberapa hal penting terkait dengan mesin motor metic.


Penggunaan motor matic semakin populer. Sumber : google.com
Penggunaan motor matic semakin populer. Sumber : google.com


Salah satu hal penting yang dimaksudkan di sini adalah beberapa jenis kerusakan pada mesin motor metic yang bisa dibilang cukup sering terjadi. Dengan mengetahui beberapa jenis kerusakan yang umum terjadi, setidaknya Anda bisa menduga jenis kerusakan dengan dugaan kuat.

6 Masalah Motor Matic yang Umum Terjadi

Mengetahui beberapa jenis kerusakan pada mesin motor, dalam hal ini motor metic, selain membuat Anda lebih peka terhadap kerusakan, juga bisa lebih berhati-hati baik dalam penggunaan sampai dengan perawatan motor matic. Inilah yang membuat pembahasan ini menjadi penting.

1. Gangguan pada Tarikan Gas

Kerusakan atau gangguan pada tarikan gas adalah salah satu yang cukup jamak terjadi pada jenis motor matic. Hal ini terbukti dari banyaknya keluhan oleh umumnya pengguna motor matic yang mana gas tiba-tiba terasa berat atau bahkan macet.


Gangguan pada gas semacam ini memang kerap kali terjadi terutama pada motor matic yang sudah berusia lebih dari dua tahun. Gangguan semacam ini sedikit banyak diakibatkan oleh kondisi filter udara yang kotor.

Oleh karena itu, gangguan semacam ini bisa lebih Anda hindari dengan melakukan pengecekan termasuk pembersihan pada bagian filter udara motor matic kesayangan Anda secara rutin.

2. Mesin Motor Cepat Panas

Gangguan yang juga sering kali terjadi adalah kondisi mesin motor yang relatif lebih cepat panas. Hal ini terjadi umumnya dikarenakan sirkulasi oli mesin yang mengalami penyumbatan. Maka wajar jika mesin mudah panas oleh sebab tidak terlumasi dengan baik.

Antisipasi mesin panas dengan pengecekan oli secara rutin. Sumber : google.com
Antisipasi mesin panas dengan pengecekan oli secara rutin. Sumber : google.com


Ketika ring piston cenderung kering dalam jangka waktu yang lama, resikonya bukan hanya mesin yang mudah panas, bahkan bisa berisiko mogok secara tiba-tiba. Tentu, kondisi semaca ini sangat tidak diharapkan oleh semua pengguna motor matic.


Oleh karena itu, sebagai bagian dari langkah pencegahan, sebaiknya Anda rajin-rajin memerikasa kondisi oli pada mesin motor matic Anda. Dalam hal ini mengetahui volumen oli apakah masih dalam batas indikator normal atau tidak. Termasuk perubahan warna dan bau oli.

3. Suara Bising pada Mesin

Masalah berikutnya meski tidak begitu fatal, namun cukup mengganggu kenyamanan dalam berkendara. Bahkan bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Ya betul, apalagi kalau bukan masalah kebisingan yang bersumber dari mesin.


Kondisi bising pada mesin ini juga sangat mungkin diperparah dengan getaran yang cukup keras ketika gas ditarik. Kondisi semacam ini suka atau tidak perlu untuk diatasi sesegera mungkin. Antara lain dengan cara mengganti roller dengan yang baru jika memang sudah rusak.

4. Masalah Sistem Kelistrikan

Beralih dari masalah mesin ke masalah kelistrikan. Sebab, masalah kelistrikan juga terbilang cukup banyak terjadi pada motor matic. Gangguan semacam ini biasanya bisa diidentifikasi dengan kondisi lampu motor yang secara tiba-tiba padam.


Pengecekaan aki penting untuk mengatasi masalah kelistrikan. Sumber : istockphoto.com
Pengecekaan aki penting untuk mengatasi masalah kelistrikan. Sumber : istockphoto.com


Selain lampu yang mati secara tiba-tiba, starter yang sulit untuk berfungsi, lampu speedometer redup juga bisa menjadi salah satu indikator adanya gangguan kelistrikan. Maka, untuk mencegah gangguan pada kelistrikan ini Anda bisa melakukan pengecekan secara rutin terkait dengan kondisi aki motor.

5. Masalah pada Rem

Rem juga tak luput dari masalah-masalah yang kerap kali terjadi. Tentu masalah yang kelima ini tidak hanya terjadi pada jenis motor matic, tapi juga terjadi pada kesemua jenis kendaraaan tidak hanya motor. termasuk mobil matic sekalipun.


Tepatnya adalah kondisi rem motor yang mulai terasa kurang pakem jika dibandingkan dengan biasanya. Jika kondisi tidak ideal seperti ini terjadi tentu akan sangat beresiko pada tingkat keselamatan pengguna.

Untuk mengantisipasi hal ini sebaiknya Anda secara rutin melakukan pengecekan dan pergantian kampas rem jika memang mengharuskan ganti kampas.

6. Mesin Mati Mendadak

Terakhir adalah gangguan yang terjadi pada mesin yang mati secara mendadak. Kerusakan semacam ini juga cukup sering terjadi pada jenis motor matic. Hal ini umumnya disebabkan oleh setelan klep yang terlalu rapat sehingga mesin cenderung lebih cepat panas, akselerasi menurun sehingga mesin mati mendadak.


Jika Anda mengalami masalah semacam ini kami sarankan untuk segera membawa motor Anda ke bengkel terdekat. Anda sebaiknya bersiap untuk segala kemungkinan. Bisa sekedar perbaikan, bahkan pergantian komponen mesin.


Untuk mengantisipasi gangguan mesin mati secara mendadak, Anda sebaiknya mulai membiasakan diri untuk menggunakan bahan bakar berkualitas.


Demikian itulah beberapa jenis gangguan pada jenis motor matic yang perlu untuk Anda ketahui. Saran kami, Anda tidak perlu menunggu sampai motor kesayangan Anda mengalami gangguan. Rawat dengan baik dan rutin motor Anda sebagai langkah preventif. Semoga bisa bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Tips Mudah Dalam Perawatan Motor Matic

Trend penggunaan motor matic terbilang cukup tinggi khususnya di Indonesia sendiri. Tidak hanya oleh pasar dari kalangan wanita, tapi juga merata hingga pasar kalangan pria. Sampai-sampai bisa dibilang trend penggunaan motor matic ini cukup mengungguli pangsa pasar motor bebek dan motor sport. Hal ini tentu harus berbanding lurus dengan pengetahuan terkait perawatan motor matic yang baik dan benar.


Perawatan motor matic yang baik dan benar menjadi sangat penting untuk difahami oleh kalangan masyarakat khususnya para pengguna motor matic agar penggunaan motor matic itu sendiri yang saat ini termasuk yang paling populer bisa lebih optimal baik dari sisi fungsi maupun usia guna motor matic.


Banyaknya penggunaan motor jenis matic tersebut tidak begitu mengherankan. Sebab, dari sisi produsen motor yang ada di Indonesia sendiri memang terus berlomba memasarkan motor matic masing-masing. Hanya saja, masifnya penggunaan motor matic bukan berarti kebanyakan masyarakat selain bisa menggunakan juga bisa dalam perawatan. Sebab, menggunakan dan merawat merupakan dua hal yang berbeda.

Tampak mesin matic. Sumber : otomaniac.com


Oleh karena banyaknya penggunaan motor matic di Indonesia, ditambah lagi dengan tidak semua pengguna motor matic memahami betul bagaimana perawatan motor matic yang baik dan benar, padahal baik motor matic baru maupun bekas tetap butuh pada yang namanya perawatan. Maka berikut ini adalah beberapa cara sederhana dalam perawatan motor matic yang bisa Anda konsistensikan.

Tips Mudah Perawatan Motor Matic Yang Baik Dan Benar

Persepsi bahwa perawatan motor khususnya motor matic yang rumit justru seringkali membuat sesi perawatan motor menjadi sesuatu yang dihindari oleh para pengguna kendaraan bermotor. Akibatnya, motor matic menjadi tidak terfungsikan dengan baik dan tidak bertahan lebih lama dari usia guna ideal.


Oleh karena itu, persepsi terkait dengan perawatan motor yang mudah dan sederhana harusnya mulai bisa ditanamkan karena memang dalam perawatan motor bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana. Selanjutnya hanya butuh konsistensi dalam menjalankan perawatan motor matic secara rutin. Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Rutin Memanaskan Mesin Motor

Langkah pertama dalam perawatan motor matic sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan rutin melakukan pemanasan mesin motor. Hal ini perlu untuk secara rutin dilakukan adalah agar oli yang ada di dalam mesin dalam kondisi siap terlebih dahulu untuk melumasi mesin sebelum benar-benar digunakan berkendara. Dengan begitu perfoma mesin bisa lebih maksimal.


Memanaskan mesin motor matic. Sumber : google.com


Lalu seberapa lama durasi dalam sesi pemanasan mesin motor? Untuk durasinya bisa kisaran 5 menit sampai dengan 10 menit. Selain durasi, tips tambahan untuk sesi perawatan yang pertama ini adalah dengan memprioritaskan kick stater ketimbang stater elektrik. Hal ini agar kick stater tetap terpakai seiring dengan penggunaan stater elektrik yang cenderung lebih dominan selama pemakaian.

2. Melakukan Pergantian Oli

Langkah sederhana dalam perawatan motor matic berikutnya adalah dengan melakukan pergantian oli secara berkala. Langkah perawatan yang satu ini termasuk bagian yang paling penting sehingga layak untuk mendaat perhatian lebih. Sedangkan untuk standar waktu sudah atau belum waktunya dilakukan pergatian oli umumnya adalah berdasarkan jarak tempuh perjalanan 1000 km sampai dengan 5000 km.


Selain standar jarak tempuh, Anda bisa juga mengacu pada hitungan bulan dalam melakukan pergantian oli secara rutin. Umumnya di hitungan per 2 bulan sampai dengan 3 bulan sekali. Terakhir, usahakan untuk selalu menggunakan jenis atau merk oli yang memang sesuai dengan spesifikasi mesin motor matic yang anda miliki.

3. Rajin Memastikan Ketersediaan Bensin

Ada satu kebiasaan yang kurang bagus untuk ketahanan mesin motor jika terus dilakukan. Ya, apalagi kalau bukan kebiasaan mogok akibat kehabisan bensin atau bahan bakar. Kebiasaan ini jelas sangat berpotensi buruk terlebih untuk motor jenis matic injeksi. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda bisa secara rutin melakukan pemeriksaan ketersediaan bahan bakar melalui indikator pada speedometer.


Indkator bahan bakar. Sumber : google.com


Selain rutin memastikan ketersediaan bahan bakar, biasakan juga untuk tidak melakukan pengisian ulang bahan bakar di sisa-sisa terakhir bahan bakar. Sebaiknya Pengisian ulang dilakukan selagi memungkinkan untuk dilakukan pengisian ulang dan ditambah lagi dengan kebiasaan melakukan pengisian ulang secara full.

4. Check Kondisi Vanbelt dan Roler

Berikutnya, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kondisi vanbelt secara rutin yang merupakan salah satu bagian yang tidak boleh dilewatkan oleh para pemilik motor matic. Sebab, kondisi vanbelt yang notabene berbahan karet sangat rawan terjadi kerusakan baik berupa putus maupun bentuk-bentuk kerusakan lainnya. Hal ini setidaknya untuk mengantisipasi terjadinya motor mogok di tengah jalan.

5. Melakukan Perawatan AKI

Aki juga masuk dalam daftar komponen vital daripada kendaraan bermotor secara umum dan juga motor jenis matic secara khusus. Hanya saja, perawatan di bagian aki ini terbilang gampang-gampang susah. Padahal, hidup matinya aki pada motor matic jelas sangat menentukan hidup matinya motor matic itu sendiri.


Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal ini sangat disarankan bagi Anda untuk melakukan pengecekan secara rutin terkait dengan kondisi terkini dari aki motor matic Anda.

6. Berkendara Dengan Kecepatan Stabil

Masuk ke bagian yang lebih teknis, yaitu cara berkendara yang bersahabat dengan mesin motor. Dengan kata lain, Anda perlu untuk mengontrol kecepatan motor agar tetap stabil atau tidak mempercepat kendaraan secara tiba – tiba lalu menurunkan gas juga demikian tiba-tiba. Sebab, disadari atau tidak, penggunaan motor yang tidak stabil akan sangat beresiko mempercepat masa guna mesin.

7. Servis Ringan Secara Rutin

Perawatan sederhana pada mesin motor matic yang terakhir adalah dengan rutin melakukan servis motor yang bisa Anda lakukan di bengkel langganan Anda atau di bengkel resmi. Hal ini penting sebagaimana pentingnya memilih jasa atau layanan yang tepat lainnya seperti layanan konveksi jersey dan lain sebagainya.


Nah, Demikian itulah setidaknya tujuh langkah mudah dalam melakukan perawatan motor matic. Semoga beberapa langkah tersebut sedikit banyak bisa memberikan gambaran terkait dengan pentingnya perawatan mesin motor matic juga sederhananya proses perawatan mesin motor matic itu sendiri. Semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Motor Lama Tidak Dihidupkan Akibat PPKM, Ini Tipsnya!

Di tengah situasi sekarang ini yang menerapkan pembatasan bahkan lockdown di sebagian tempat, membuat kita semakin jarang di luar rumah. Kendaraan seperti motor lama tidak dihidupkan karena tidak akan digunakan. Namun, apakah motor lama tidak dihidupkan ini tidak memiliki dampak?


Dari beberapa contoh yang ada, motor lama tidak dihidupkan memiliki dampak. Ada beberapa masalah yang mungkin terjadi sehingga motor harus masuk bengkel. Namun sebenarnya, ada pula cara untuk mencegah kerusakan jika motor lama tidak dihidupkan.

Dampak Motor Lama Tidak Digunakan

Apa yang mungkin terjadi pada motor lama tidak dihidupkan? Mungkin sebagian dari pengguna motor tidak pernah mendengar hal ini. Karena bisa saja, motor yang sudah lama tidak dihidupkan ini masih bisa dipakai kembali. Atau jika mengalami masalah langsung dibawa ke bengkel motor.


Untuk lebih memahami seputar motor, meskipun bukan sebagai montir kursus otomotif, tidak ada salahnya untuk mengenal berbagai hal seputar kendaraan roda dua ini. Dengan begitu, kita akan lebih menghargai kendaraan yang kita miliki ini dan mampu merawatnya dengan baik. Lantas, apa dampak motor yang lama tidak digunakan?

Motor Sulit Dinyalakan, sumber IDN Times

Motor Susah Dihidupkan, sumber IDN Times

Dampak yang pertama dan paling sering terjadi adalah kerusakan baterai atau aki motor. Hal ini dikarenakan aki motor tetap saja menyuplai arus meskipun kecil ke beberapa komponen motor meski dalam keadaan tidak dihidupkan. Untuk digunakan sehari-hari, hal ini tidak menimbulkan masalah.


Namun akan berbeda jika motor lama tidak dihidupkan seperti berbulan-bulan. Suplai arus kecil ini dapat menyebabkan aki menjadi soak sehingga rusak. Karenanya, saat Anda akan menggunakannya kembali, Anda harus menggantinya dengan aki yang baru. Hal ini tentu saja tidak murah.


Selain berdampak pada aki, motor lama tidak dihidupkan juga dapat berdampak pada bagian mesin yaitu ada tangki bahan bakar. Hal ini terjadi jika motor lama tidak dihidupkan sedangkan tangki bahan bakar terisi. Nah, apa yang dapat menyebabkan kerusakan pada mesin?


Sebagaimana diketahui, tangki bahan bakar berisi benda cair yaitu bensin atau bahan bakar itu sendiri. Namun bahan bakar ini tidak sama seperti air yang jika dibiarkan lama relatif tidak berubah zatnya. Bahan bakar yang dibiarkan lama di dalam tangki terkadang menimbulkan endapan yang nantinya menjadi kotoran pada fuel pump sehingga berdampak pada mesin jika dihidupkan.


Bahan bakar yang dibiarkan lama berbulan-bulan apalagi tahunan juga dapat mengakibatkan turunnya nilai oktan. Sebagaimana yang mungkin pernah kita ketahui, turunnya kadar nilai oktan tidak baik bagi performa pembakaran. Hal ini akan berdampak pada kelangsungan mesin motor Anda.

Aki Pada Sepeda Motor, sumber Otosia

Aki Pada Sepeda Motor, sumber Otosia

Tips Untuk Motor Lama Tidak Dihidupkan

Lantas seperti apa tips jika motor lama tidak dihidupkan? Beberapa diantara tips ini dapat mencegah kerusakan apabila motor Anda lama tidak digunakan. Namun terkadang untuk melakukannya, Anda sudah harus terbiasa membuka bagian motor sendiri.

1. Melepas Terminal Aki

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan di atas, bahwa aki yang terpasang masih tetap akan memberikan suplai arus listrik. Namun hanya suplai arus listrik yang kecil, sehingga tidak masalah jika hanya tidak dipakai sementara. Jika akan lama tidak dipakai, sebaiknya lepas terminal aki.


Untuk motor tertentu, tidak mudah untuk mengetahui di mana letak akinya bagi para pemula yang sama sekali belum berpengalaman. Untuk itu, Anda dapat berkonsultasi dengan para montir yang berada di sekitar Anda. Jika montir tersebut dapat dipanggil dengan layanan bengkel online, maka mereka bisa membantu Anda langsung.

2. Mengosongkan Tangki Bahan Bakar

Dari masalah atau dampak yang mungkin terjadi akibat motor lama tidak dihidupkan, pada tangki bahan bakar setidaknya ada dua dampak. Yaitu endapan bahan bakar yang dapat menghambat fuel pump dan juga nilai oktan yang turun. Hal ini tidak baik bagi mesin kendaraan saat dihidupkan. Bayangkan, perawatan mesin motor dapat berbiaya mahal dan memakan waktu lama.


Karena itu, langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah masalah yang diakibatkan bahan bakar pada tangki, yaitu mengosongkan tangki bahan bakar pada motor yang akan lama ditinggalkan. Nah, bagaimana cara mengosongkan tangki bahan bakar sendiri?

Tangki Bahan Bakar, sumber Otosia

Tangki Bahan Bakar, sumber Otosia

Ada langkah gampang dan sederhana yaitu dengan cara bensin disedot keluar dulu pakai slang sampai benar-benar habis. Lalu sisa bensin yang masih ada dikeluarkan dengan bantuan udara bertekanan dari kompresor. Tentu saja, jarang bagi kita pemilik motor untuk memiliki kompresor sendiri.


Agar menghindari kerusakan, daripada melakukannya sendiri maka lebih baik berkonsultasi kepada montir di sekitar Anda.

3. Cek Oli Mesin Sebelum Kembali Dihidupkan

Tips yang selanjutnya ini adalah jika motor akan dihidupkan kembali setelah motor lama tidak dihidupkan. Karena terkadang kerusakan memang ada akibat tidak memperhatikan beberapa bagian setelah motor lama tidak digunakan. Nah, salah satunya adalah oli mesin.


Dimungkinkan oli mesin dapat berubah atau bahkan berkurang karena motor lama tidak dihidupkan. Biasanya, cara memeriksanya mudah, yaitu dengan membuka penutup oli pada mesin. Penutup ini bentuknya stik sehingga batas volume oli dapat terlihat apakah sudah berkurang atau tidak dan warna oli pun tampak apakah masih bagus atau tidak.


Nah, itu dia beberapa informasi jika mengalami kejadian motor lama tidak dihidupkan oleh karena tidak digunakan. Semoga tips yang juga tersedia di atas dapat bermanfaat untuk Anda. Simak terus berbagai ulasan seputar otomotif di situs kursus otomotif Jogja. Berikan komentar Anda.

Mengenal 10 Bagian Mesin Sepeda Motor yang Wajib untuk Diketahui



Sebagai pengetahuan dasar, komponen mesin motor adalah topik yang perlu diketahui oleh calon-calon montir handal. Karena itu, lembaga kursus montir sepeda motor harus menyediakan informasi lengkap seputar komponen mesin motor ini. Nah, apakah Anda sudah pernah mengetahui apa saja komponen mesin sepeda motor?


Meskipun bukan sebagai pelajar teknik mesin, sebagai pengguna sepeda motor sehari-hari kita perlu sedikit banyaknya mengetahui informasi seputar komponen mesin sepeda motor. Dengan mengetahuinya, kita bisa mengetahui perawatan yang tepat dan kendala-kendala yang mungkin terjadi saat motor digunakan.

Komponen Mesin Motor

Mesin motor sebenarnya dibedakan menjadi dua, yaitu mesin 2 tak dan mesin 4 tak. Perbedaannya adalah pada mekanisme pembakaran mesin untuk menghasilkan tenaganya. Lantas, apa saja komponen mesin motor pada umumnya?

1. Head Silinder

Ilustrasi Mesin Sepeda Motor, sumber

Kepala silinder atau cylinder head memiliki fungsi utama sebagai penutup lubang silinder pada blok silinder dan juga sebagai tempat dudukan busi mesin. Kepala silinder bertumpu di atas blok silinder yang titik tumpunya sendiri dipasang atau direkatkan oleh gasket yang berguna untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi mesin.


Kepala silinder terbuat dari bahan alumunium campuran yang bertujuan agar tahan terhadap karat dan juga tahan terhadap serangan suhu tinggi yang panas serta melindungi dari konstruksi ringan. Pada bagian kepala silinder biasanya terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk membantu melepaskan panas pada mesin atau yang lebih Anda kenal dengan sebutan pendingin udara.

2. Blok Silinder

Blok silinder bisa dikatakan bagian yang penting pada suara mesin. Blok silinder adalah tempat piston bergerak bolak balik dan tempat beberapa komponen kelistrikan dipasangkan. Konstruksi blok silinder dipengaruhi oleh sistem pendinginannya, jumlah silindernya serta sistem pemasukan bahan bakarnya.

Sistem pendinginan sepeda motor kebanyakan adalah dengan menggunakan pendinginan udara. Untuk menambah efektifitas pendinginan maka bagian luar blok silinder dibuat bersirip agar luas bidang permukaan pendinginan lebih besar.

3. Crankcase

Crankcase adalah komponen yang memiliki fungsi khusus rumah dari beberapa komponen-komponen mesin bagian yang ada di dalamnya, yaitu kopling mesin, generator atau alternator, pompa oli, gigi transmisi, penampung oli dan juga poros engkol. Bak engkol mesin sendiri terbuat dari bahan alumunium die canting dengan sedikit campuran logam dan letak dari bak engkol ini berada pada bagian bawah silinder mesin.

Piston dan Ring Piston, sumber Amazon.com

4. Piston

Piston mempunyai bentuk seperti silinder. Bekerja dan bergerak secara translasi (gerak bolak-balik) di dalam silinder. Piston merupakan sumbu geser yang terpasang presisi di dalam sebuah silinder. Dengan tujuan, baik untuk mengubah volume dari tabung, menekan fluida dalam silinder, membuka-tutup jalur aliran ataupun kombinasi semua itu.


Dengan kata lain, piston merupakan komponen mesin pada sepeda motor yang berfungsi untuk memindahkan tenaga mesin yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan bakar ke poros engkol atau crank shaft melalui batang torak (connecting road).

5. Ring Piston

Fungsi dari ring piston ini adalah sebagai komponen mesin yang berguna mencegah terjadinya kebocoran gas bahan bakar saat terjadi proses kompresi dan usaha. Selain itu nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya ini adalah untuk mencegah mencegah masuknya oli pelumas ke ruang bakar mesin serta memindahkan aliran pana dari bagian piston ke dinding silinder.

6. Crankshaft

Dari batang piston gerakan diteruskan ke poros engkol atau disebut juga crankshaft. Oleh poros engkol gerak lurus bolak balik tersebut diubah menjadi gerak putar. Putaran poros engkol tersebut tidaklah merata karena pada saat piston bergerak ke atas putaran poros engkol mengalami perlambatan yaitu pada saat langkah buang dan langkah kompresi.

7. Flywheel

Flywheel adalah roda yang meneruskan putaran piston untuk menggerakkan motor. Fungsi roda penerus yang utama adalah untuk menyimpan gaya lembam sehingga mesin masih dapat melaksanakan langkah buang, isap dan kompresi dengan tenaga yang cukup besar. Fungsi tersebut didasarkan pada hukum kelembaman yang menyebutkan bahwa setiap benda cenderung akan mempertahankan keadaannya.

Mesin Sepeda Motor, sumber Indoparts

8. Valve dan Rocker Arm

Fungsi dari Katup atau valve ini adalah untuk menutup serta membuka saluran masuk dan saluran buang. Sedangkan untuk pegas katupnya berfungsi untuk mengembalikan katup pada kedudukan atau posisi semula serta memberikan tekanan pada katup tersebut agar dapat menutup dengan rapat. Pada komponen tuas katup berfungsi untuk menekan katup-katup tersebut supaya dapat terbuka.


Katup hanya terdapat pada motor 4 tak, sedangkan motor 2 tak umumnya tidak memakai katup. Katup pada motor empat langkah terpasang pada kepala silinder. Tugas katup untuk membuka dan menutup ruang bakar. Setiap silinder dilengkapi dengan dua jenis katup (isap dan buang) Pembukaan dan penutupan kedua katup ini diatur dengan sebuah poros yang disebut poros cam (camshaft).

9. Push Rod dan Valve Lifter

Batang Pendorong atau push rod berfungsi untuk meneruskan gerakkan pengangkat katup ke rocker arm dan pengangkat katup atau valve lifter berfungsi memindahkan gerakkan poros nok ke rocker arm melalui push rod.

10. Busi

Mudahnya, busi merupakan pemicu dari pembakaran pada mesin motor yang berasal dari panas dan listrik. Prosesnya adalah tegangan listrik yang dipertemukan dengan panasnya ignition coil pada mesin ketika terjadi proses penekanan udara oleh piston. Sehingga menjadi ledakan yang mengakibatkan pembakaran mesin.


Itu dia beberapa bagian mesin motor untuk orang awam pengguna sepeda motor ketahui. Apakah Anda mendapatkan manfaat dari artikel ini? Silahkan share dan berikan tanggapan Anda di kolom komentar. Simak artikel lainnya seputar bagian sepeda motor yang perlu diperhatikan.

Aturan Mengendarai Sepeda Motor yang Baik

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering menemukan pengendara sepeda motor yang berkendara seadanya. Padahal, mengendarai sepeda motor termasuk aktivitas yang beresiko besar terhadap keselamatan fisik dan lingkungan. Lantas, apakah benar siapa saja yang sudah mampu mengendarai sepeda motor dapat begitu saja berada di tengah lalu lintas?


Sebelum menyimak berbagai informasi seputar aturan mengendarai sepeda motor dengan baik, kami ingin memberikan sedikit informasi seputar kursus otomotif Jogja. Lembaga pendidikan montir ini juga membuka jurusan montir sepeda motor. Untuk Anda yang berminat, silahkan menghubungi nomor kontak yang terdapat di website.

Aturan Mengendarai Sepeda Motor

Pengendara Dengan Pengaman Lengkap, sumber Intuisi

Pengendara Berpengaman Lengkap, sumber Intuisi.com

Mengendarai sepeda motor juga ada aturannya. Meskipun kita banyak menemukan sepeda motor dikendarai hampir oleh berbagai kalangan dan ramai di Indonesia, namun perhatikanlah aturan mengendarai sepeda motor dengan benar. Bukan tidak sering berbagai masalah termasuk hilangnya nyawa menjadi resiko yang dihadapi. Lantas seperti apa tips mengendarai sepeda motor dengan baik?

1. Perhatikan Kondisi Kendaraan

Agar dapat mengendarai sepeda motor dengan benar, tentu hal utama yang perlu diperhatikan adalah kondisi kendaraan. Jika terjadi masalah dengan performa kendaraan roda dua yang Anda miliki, perjalanan Anda akan tidak lancar. Karena itu, pastikan kondisi kendaraan roda dua Anda dalam kondisi yang baik.


Caranya tentu saja dengan memperhatikan perawatannya. Lakukanlah perawatan rutin bagian-bagian kendaraan motor roda dua baik secara mandiri dan berkala di layanan perawatan seperti bengkel. Dengan begitu, Anda mengetahui bahwa sepeda motor dalam kondisi terbaiknya saat Anda kemudikan.

2. Pakailah Perlengkapan Berkendara

Berkendara dengan kendaraan bermesin tidak lepas dengan faktor kecepatan. Semakin tinggi kecepatan yang mungkin dilakukan, semakin tinggi pula resiko berkendara. Lantas, untuk melindungi fisik pengemudi dan penumpangnya, pakailah perlengkapan berkendara.


Apa saja perlengkapan mengendarai sepeda motor? Yang paling sering diketahui adalah pelindung kepala yaitu helm. Gunakan helm standar sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, bisa saja Anda juga membutuhkan pelindung wajah, sarung tangan dan pelindung kaki yang cocok.

3. Patuhi Aturan yang Berlaku

Aturan yang berlaku dalam mengendarai sepeda motor tidak hanya persoalan undang-undang saja. Namun aturan yang berlaku ini menjadi kesepakatan antar kendaraan bermotor agar terdapat keteraturan saat berkendara. Misalnya kendaraan lambat berada di sisi kiri jalan.

Ilustrasi Jalur Lalu Lintas, sumber Guru
Jalur Berkendara, sumber Guru Sipil

Jika berbeda, misalnya karena berada di negara selain Indonesia, bisa saja aturan lajur kendaraan berada di sisi kanan. Lantas, jika tidak disepakati jelas akan mengakibatkan masalah. Karena itu, patuhilah aturan yang berlaku mulai dari administrasi pengendara hingga aturan berkendaraa di lalu lintas.

4. Pastikan Kesehatan Tubuh

Mengendarai sepeda motor menuntut pengemudi untuk dapat memberikan keputusan yang cepat dan tepat. Nah, kebutuhan untuk mengambil keputusan ini akan semakin baik dengan kondisi tubuh yang sehat. Selain itu, kondisi tubuh yang prima juga dapat memberikan keselamatan selama berkendara karena mampu menguasai medan dan mengendalikan alat transportasi dengan baik.

5. Jaga Lingkungan

Jangan lupa untuk tetap menjaga lingkungan. Kondisi lalu lintas yang baik serta sarana publik adalah kebutuhan bagi setipa pengedara kendaraan terutama yang mengendarai sepeda motor. Dengan sama-sama menjaga lingkungan berkendara, tentu keselamatan juga dapat terjaga.

Perhatikan Selalu Kendaraan Anda

Karena memperhatikan kendaraan dengan baik adalah salah satu kunci agar dapat mengendarai sepeda motor dengan benar, kami berikan sedikit informasi mengenai beberapa bagian sepeda motor yang perlu diperhatikan secara rutin. Berikut ulasannya.

1. Tekanan angin ban

Bagian motor yang paling sering perlu diperhatikan adalah ban. Ban sepeda motor perlu diperhatikan pada bagian tekanan udara. Pastikan tekanan udara ban pada level yang direkomendasikan oleh pabrikan. Janganlah tekanan angin terlalu tinggi atau rendah, karena hal itu akan jadi berbahaya.

2. Oli Mesin

Bagian motor selanjutnya adalah oli mesin. Oli mesin berperan penting agar sepeda motor khususnya pada bagian dapur pacu yang memiliki begitu banyak material dari logam agar tetap berputar dan bergerak tanpa ada kerusakan. Ada baiknya, selalu mengecek atau mengganti oli mesin sesuai rekomendasi. Perhatikan, agar oli mesin tak bocor atau kotor. Jika tak sesuai maka bukan tak mungkin mesin sepeda motor akan bermasalah.

Aki Motor, sumber Moladin

Aki Motor, sumber Moladin

3. Filter Udara

Sama seperti mobil, filter udara juga ada di sejumlah sepeda motor yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari luar sebelum udara memasuki ruang bakar. Jika bagian motor yang satu ini tak dibersihkan bukan tidak mungkin hal itu akan membuat motor bermasalah, seperti mogok atau boros bahan bakar.

4. Kopling

Kopling juga terdapat pada sepeda motor, perangkat ini diperlukan untuk menghubungkan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi. Kopling ini dipasang antara mesin dan transmisi, cara kerjanya dibantu dengan handle kopling. Jika bagian ini bermasalah, tentu Anda akan sangat repot. Perlu dicatat, handle kopling harus diatur dengan benar agar lebih nyaman.


Tentu saja memeriksa mesin secara menyeluruh perlu dilakukan. Jika memang Anda tak paham dengan mesin ada baiknya sepeda motor dibawa ke bengkel resmi. Sebaliknya, jika mesin bermasah, hal itu justru dapat membuat kantong Anda jebol. Untuk memeriksa bagian jantung pacu, ada baiknya ikut rekomendasi bengkel atau mekanik.

6. Rantai

Beberapa sepeda motor masih menggunakan rantai terutama bagian motor manual (non matic). Nah, bagian ini juga perlu diperiksa dan dirawat dengan baik. Anda tak boleh sembarang melumasi bagian rantai, terlebih menggunakan oli bekas yang sudah menghitam kental.


Rantai juga perlu dibersihkan, nah untuk membersihkannya gunakan paraffin, lalu sediakan sepotong kain dan sikat lembut lalu bersihkan. Perlu dicatat jangan membersihkan rantai dengan air, hal itu justru dapat merusaknya. Perlu diingat, rantai roda juga perlu diatur ketegangannya dengan tepat, jangan terlalu longgar atau tegang.

7. Kebersihan Sepeda Motor

Mencuci sepeda motor bukan sekedar agar tampil kinclong. Hal ini justru ikut membersihkan sejumlah kotoran terutama di bagian-bagian krusial. Pastikan, sejumlah titik pengapian juga tetap berfungsi. Selain itu, ada baiknya memarkirkan sepeda motor di tempat yang teduh dan hindari parkir terkena sinar matahari langsung.

8. Aki Motor

Baterai atau aki juga perlu diperhatikan dan dirawat secara berkala. Jika sepeda motor tidak digunakan dalam waktu lama, maka pastikan baterai tetap terjaga. Pasalnya, baterai bisa jadi sumber untuk menghidupkan berbagai ornament yang menggunakan listrik.

9. Rem atau Brake

Rem sangat vital dalam sepeda motor. Sebab hal ini mencegah agar sepeda motor melaju tanpa kendali. Karena itu, periksa rem atau gantilah bantalan rem jika perlu. Pergantian rem juga bisa dilakukan jika ciri-cirinya seperti mulai berdecit. Jika itu terjadi mungkin waktunya rem diganti.

10. Performa Motor

Bagian motor yang juga penting untuk diperhatikan bukan hanya pada kendaraannya saja, tetapi juga performanya. Ada baiknya mempertahankan laju kecepatan sepeda motor antara 40-60 km. Selain meningkatkan kewaspadaan, hal ini juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Itu dia ulasan seputar tips mengendarai sepeda motor dengan benar. Apakah Anda merasa ini bermanfaat? Jangan ragu untuk bertanya dan berikan tanggapan Anda di kolom komentar yang tersedia. Simak terus berbagai informasi seputar otomotif lainnya di website ini.