Wajib Tau, 6 Jenis Kerusakan Mesin Motor Matic

Wajib Tau, 6 Jenis Kerusakan Mesin Motor Matic

Sepeda motor bisa dibilang menjadi salah satu jenis kendaraan pribadi yang paling banyak penggunanya. Hal ini tentu saja termasuk di Indonensia. Hanya saja, dari sekian puluh bahkan ratus juta pengguna sepeda motor, tidak kemudian semua penggguna faham seputar mesin khususnya mesin motor matic.


Ya, secara lebih spesifik, penggunaan jenis motor matic memang menanjak cukup signifikan. Yang demikian bisa kita lihat di sekeliling kita baik khususnya ketika berangkat kerja ataupun pulang kerja. Atau di waktu-waktu selain itu, di mana kita bisa melihat pengguna motor matic lintas gender, lintas kalangan, lintas usia.


Meski banyaknya jumlah pengguna tidak berbanding lurus dengan banyaknya pengguna yang faham seputar permesinan merupakan sesuatu yang wajar, para pengendara motor metic, jika itu termasuk Anda yang saat ini sedang menyimak artikel ini, minimal memahami beberapa hal penting terkait dengan mesin motor metic.


Penggunaan motor matic semakin populer. Sumber : google.com
Penggunaan motor matic semakin populer. Sumber : google.com


Salah satu hal penting yang dimaksudkan di sini adalah beberapa jenis kerusakan pada mesin motor metic yang bisa dibilang cukup sering terjadi. Dengan mengetahui beberapa jenis kerusakan yang umum terjadi, setidaknya Anda bisa menduga jenis kerusakan dengan dugaan kuat.

6 Masalah Motor Matic yang Umum Terjadi

Mengetahui beberapa jenis kerusakan pada mesin motor, dalam hal ini motor metic, selain membuat Anda lebih peka terhadap kerusakan, juga bisa lebih berhati-hati baik dalam penggunaan sampai dengan perawatan motor matic. Inilah yang membuat pembahasan ini menjadi penting.

1. Gangguan pada Tarikan Gas

Kerusakan atau gangguan pada tarikan gas adalah salah satu yang cukup jamak terjadi pada jenis motor matic. Hal ini terbukti dari banyaknya keluhan oleh umumnya pengguna motor matic yang mana gas tiba-tiba terasa berat atau bahkan macet.


Gangguan pada gas semacam ini memang kerap kali terjadi terutama pada motor matic yang sudah berusia lebih dari dua tahun. Gangguan semacam ini sedikit banyak diakibatkan oleh kondisi filter udara yang kotor.

Oleh karena itu, gangguan semacam ini bisa lebih Anda hindari dengan melakukan pengecekan termasuk pembersihan pada bagian filter udara motor matic kesayangan Anda secara rutin.

2. Mesin Motor Cepat Panas

Gangguan yang juga sering kali terjadi adalah kondisi mesin motor yang relatif lebih cepat panas. Hal ini terjadi umumnya dikarenakan sirkulasi oli mesin yang mengalami penyumbatan. Maka wajar jika mesin mudah panas oleh sebab tidak terlumasi dengan baik.

Antisipasi mesin panas dengan pengecekan oli secara rutin. Sumber : google.com
Antisipasi mesin panas dengan pengecekan oli secara rutin. Sumber : google.com


Ketika ring piston cenderung kering dalam jangka waktu yang lama, resikonya bukan hanya mesin yang mudah panas, bahkan bisa berisiko mogok secara tiba-tiba. Tentu, kondisi semaca ini sangat tidak diharapkan oleh semua pengguna motor matic.


Oleh karena itu, sebagai bagian dari langkah pencegahan, sebaiknya Anda rajin-rajin memerikasa kondisi oli pada mesin motor matic Anda. Dalam hal ini mengetahui volumen oli apakah masih dalam batas indikator normal atau tidak. Termasuk perubahan warna dan bau oli.

3. Suara Bising pada Mesin

Masalah berikutnya meski tidak begitu fatal, namun cukup mengganggu kenyamanan dalam berkendara. Bahkan bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Ya betul, apalagi kalau bukan masalah kebisingan yang bersumber dari mesin.


Kondisi bising pada mesin ini juga sangat mungkin diperparah dengan getaran yang cukup keras ketika gas ditarik. Kondisi semacam ini suka atau tidak perlu untuk diatasi sesegera mungkin. Antara lain dengan cara mengganti roller dengan yang baru jika memang sudah rusak.

4. Masalah Sistem Kelistrikan

Beralih dari masalah mesin ke masalah kelistrikan. Sebab, masalah kelistrikan juga terbilang cukup banyak terjadi pada motor matic. Gangguan semacam ini biasanya bisa diidentifikasi dengan kondisi lampu motor yang secara tiba-tiba padam.


Pengecekaan aki penting untuk mengatasi masalah kelistrikan. Sumber : istockphoto.com
Pengecekaan aki penting untuk mengatasi masalah kelistrikan. Sumber : istockphoto.com


Selain lampu yang mati secara tiba-tiba, starter yang sulit untuk berfungsi, lampu speedometer redup juga bisa menjadi salah satu indikator adanya gangguan kelistrikan. Maka, untuk mencegah gangguan pada kelistrikan ini Anda bisa melakukan pengecekan secara rutin terkait dengan kondisi aki motor.

5. Masalah pada Rem

Rem juga tak luput dari masalah-masalah yang kerap kali terjadi. Tentu masalah yang kelima ini tidak hanya terjadi pada jenis motor matic, tapi juga terjadi pada kesemua jenis kendaraaan tidak hanya motor. termasuk mobil matic sekalipun.


Tepatnya adalah kondisi rem motor yang mulai terasa kurang pakem jika dibandingkan dengan biasanya. Jika kondisi tidak ideal seperti ini terjadi tentu akan sangat beresiko pada tingkat keselamatan pengguna.

Untuk mengantisipasi hal ini sebaiknya Anda secara rutin melakukan pengecekan dan pergantian kampas rem jika memang mengharuskan ganti kampas.

6. Mesin Mati Mendadak

Terakhir adalah gangguan yang terjadi pada mesin yang mati secara mendadak. Kerusakan semacam ini juga cukup sering terjadi pada jenis motor matic. Hal ini umumnya disebabkan oleh setelan klep yang terlalu rapat sehingga mesin cenderung lebih cepat panas, akselerasi menurun sehingga mesin mati mendadak.


Jika Anda mengalami masalah semacam ini kami sarankan untuk segera membawa motor Anda ke bengkel terdekat. Anda sebaiknya bersiap untuk segala kemungkinan. Bisa sekedar perbaikan, bahkan pergantian komponen mesin.


Untuk mengantisipasi gangguan mesin mati secara mendadak, Anda sebaiknya mulai membiasakan diri untuk menggunakan bahan bakar berkualitas.


Demikian itulah beberapa jenis gangguan pada jenis motor matic yang perlu untuk Anda ketahui. Saran kami, Anda tidak perlu menunggu sampai motor kesayangan Anda mengalami gangguan. Rawat dengan baik dan rutin motor Anda sebagai langkah preventif. Semoga bisa bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Mengenal Jenis-Jenis Maintenance

Mengenal Jenis-Jenis Perawatan Mesin

Segala jenis mesin umumnya memiliki usia guna dan rentang produktivitas. Yang mana usia guna dan rentang produktivitas tersebut dalam realisasinya bisa lebih dari yang diprediksi, bisa tepat, bahkan bisa lebih pendek dari usia guna sebagaimana seharusnya. Hal ini terjadi sedikit banyak dipengaruhi oleh pola maintenance atau perawatan mesin.


Ya, perawatan mesin menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan apakh sebuah mesin bisa tetap bekerja maksimal dalam kurun waktu seharusnya atau malah sebaliknya. Inilah yang membuat aspek maintenance mesin menjadi salah satu hal dalam dunia otomotif yang tida bisa dipandang sebelah mata.


Hanya saja, pada faktanya masih cukup banyak pengguna otomotif yang menyepelekan aspek maintenance ini. Bisa karna faktor kelalaian, atau bisa juga karena faktor ketidak tahuan. Oleh karena itu, berikut ini akan kita ulas lebih dalam apa itu maintenance, sekaligus apa saja jenis maintenance yang bisa Anda lakukan.

Mengenal Maintenance Mesin dan Tujuannya

Sebelum ke pembahasan jenis-jenis maintenance, ada baiknya untuk terlebih dahulu mengenal apa itu maintenance dan apa pula tujuan dilakukannya maintenance itu sendiri. Secara sederhana, maintenance bisa difahami sebagai upaya perawatan dan juga pemeliharaan mesin, termasuk berbagai peralatan agar tetap pada kondisi yang baik.


Maintenance dalam artian lain yang lebih spesifik adalah upaya untuk mempertahankan kondisi mesin, dan juga upaya pengembalian mesin ke kondisi semula jika memang terjadi perubahan pada kondisi mesin. Hal ini penting untuk dilakukan agar mesin bisa bekerja secara optimal sebagaimana seharusnya.


Maintenance mesin penting untuk dilakukan. Sumber : istockphoto.com
Maintenance mesin penting untuk dilakukan. Sumber : istockphoto.com


Demikian halnya jika mesin tidak dalam kondisi sebagaimana seharusnya, maka akan sangat mempengaruhi produktivitas, kualitas hasil, efisiensi waktu dan sumber daya, yang tentu saja bisa berdampak kurang baik terhadap perusahaan. Jadi, bisa disimpukan bahwa tujuan daripada dilakukannya maintenance setidaknya ada dua, fix it dan keep it run.


Fix it maksudnya adalah memperbaiki sesuatu. sedangkan keep it run adalah penjagaan berbagai peralatan agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Sedangkan beberapa kegiatan utama dari aktivitas maintenance antara lain ada aktivitas pemeriksaan atau checking, meminyaki atau lubrication, perbaikan atau repairing, sampai dengan penggantian suku cadang atau spare part.

Jenis-Jenis Perawatan Mesin Berdasarkan Waktu dan Kondisi

Dalam rangkaian kegiatan maintenance, umumnya Anda bisa mendapati beberapa jenis dari pada maintenance itu sendiri. Klasifikasi maintenance di sini dikategorikan waktu dilakukannya maintenance dan juga kondisi mesin itu sendiri. Pengkategorian maintenan di sini menjadi sangat penting untuk diketahui agar mesin bisa mendapatkan maintenance secara lebih maksimal.

1. Preventive Maintenance (Perawatan Pencegahan)

Kategori maintenance atau perawatan mesin yang pertama adalah preventive maintenance atau perawatan mesin yang sifatnya pencegahan. Karna sifatnya sebagai pencegahan, maka perawatan dilakukan jauh sebelum terjadinya krusakan. Sedangkan untuk jenis dari preventive maintenance ada dua, perawatan mesin berkala dan perawatan prediktif.


Preventive Maintenance sebaiknya dilakukan secara berkala. Sumber : istockphoto.com
Preventive Maintenance sebaiknya dilakukan secara berkala. Sumber : istockphoto.com

Perawatan mesin berkala umumnya dilakukan secara rutin yang terjadwal. Dan yang bisa Anda lakukan antara lain adalah pembersihan mesin, inspeksi mesin, meminyaki mesin, sampai dengan penggantian oli dan penggantian suku cadang baru jika memang diperlukan. Hal-hal tersebut dilakukan tidak lain untuk menghindari kerusakan mesin mendadak.


Sedangkan untuk perawatan mesin prediktif, bisa Anda lakukan berdasarkan analisa trend yang akan mengkonfirmasi kapan terjadinya kerusakan pada mesin di komponen-komponen tertentu semisal pada lapisan peredam kap mesin berbahan alumunium foil. Jadi, predictive maintenance lebih kepada mengantisipasi kegagalan sebelum terjadinya kerusakan total.

2. Corrective Maintenance (Perawatan Korektif)

Berbeda dengan preventive maintenance yang dilakukan jauh sebelum mesin mengalami kerusakan, corrective maintenance justru dilakukan dengan cara mengidentifikasi penyebab kerusakan untuk kemudian dilakukan perbaikan agar mesin bisa kembali beroperasi dan bisa digunakan dengan normal.


Jadi, perawatan korektif dilakukan ketika mesin sudah mengalami kerusakan pada beberapa komponen. Atau lebih kepada perawatan pada mesin yang menurun kinerjanya di bawah tingkat produktivitas seharusnya. Maka dilakukannya perawatan korektif agar ditemukan penyebab menurunnya kinerja mesin.


Perawatan korektif ini menjadi sangat penting untuk dilakukan. Sebab, segala jenis mesin tentu lambat laun akan mengalami penurunan kinerja dikarenakan usia guna mesin yang semakin hari mengalami penurunan. tentu saja hal ini merupakan hal yang wajar. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan perawatan korektif.

3. Breakdown Maintenance (Perawatan saat terjadi kerusakan)

Nah, jenis maintenance berikutnya agaknya sudah bisa ditebak. Ya, jenis maintenance terakhir ada breakdown maintenance atau perawatan mesin ketika terjadi kerusakan. Kalau boleh dibilang, jenis perawartan mesin yang satu inilah yang paling banyak diandalkan oleh kebanyakan pengguna otomotif.


Breakdown Maintenance sebaiknya dihindari. Sumber : unsplash.com
Breakdown Maintenance sebaiknya dihindari. Sumber : unsplash.com

Secara ringkas, perawatan mesin jenis ini dilakukan setelah kerusakan pada mesin atau peralatan kerja benar-benar terjadi. Yang mana kerusakan di sini tidak hanya soal penurunan kinerja mesin, tapi yang menyebabkan mesin tersebut tidak dapat beroperasi secara normal atau terhenti secara total di waktu yang mendadak.


Oleh karena itu, demi keamanan, kenyamanan, dan juga produktivitas kerja, perawatan jenis ini tidak begitu disarankan. Artinya, perawatan ketika mesin benar-benar berhenti beroperasi bisa dihindari dengan rutin melakukan dua jenis sebelumnya. Bahkan, terjadinya kerusakan total bisa sangat berakibat fatal pergantian mesin total yang mana biaya yang harus dikeluarkan menjadi berlipat.


Itulah setidaknya tiga jenis maintenance mesin otomotif berdasarkan klasifikasi waktu dan kondisi mesin. Dengan mengetahui ketiga jenis maintenance di atas, harapannya Anda mulai bisa merutikan dua jenis maintenance yang pertama ketimbang mengandalkan jenis maintenance yang ketiga.


Semoga ulasan terkait maintenance mesin kali ini bisa bermanfaat untuk menjaga kondisi mesin Anda tetap prima. Jangan lupa share dan nantikan ulasan menarik lainnya. Sekian dan terima kasih.

Tips Mudah Dalam Perawatan Motor Matic

Trend penggunaan motor matic terbilang cukup tinggi khususnya di Indonesia sendiri. Tidak hanya oleh pasar dari kalangan wanita, tapi juga merata hingga pasar kalangan pria. Sampai-sampai bisa dibilang trend penggunaan motor matic ini cukup mengungguli pangsa pasar motor bebek dan motor sport. Hal ini tentu harus berbanding lurus dengan pengetahuan terkait perawatan motor matic yang baik dan benar.


Perawatan motor matic yang baik dan benar menjadi sangat penting untuk difahami oleh kalangan masyarakat khususnya para pengguna motor matic agar penggunaan motor matic itu sendiri yang saat ini termasuk yang paling populer bisa lebih optimal baik dari sisi fungsi maupun usia guna motor matic.


Banyaknya penggunaan motor jenis matic tersebut tidak begitu mengherankan. Sebab, dari sisi produsen motor yang ada di Indonesia sendiri memang terus berlomba memasarkan motor matic masing-masing. Hanya saja, masifnya penggunaan motor matic bukan berarti kebanyakan masyarakat selain bisa menggunakan juga bisa dalam perawatan. Sebab, menggunakan dan merawat merupakan dua hal yang berbeda.

Tampak mesin matic. Sumber : otomaniac.com


Oleh karena banyaknya penggunaan motor matic di Indonesia, ditambah lagi dengan tidak semua pengguna motor matic memahami betul bagaimana perawatan motor matic yang baik dan benar, padahal baik motor matic baru maupun bekas tetap butuh pada yang namanya perawatan. Maka berikut ini adalah beberapa cara sederhana dalam perawatan motor matic yang bisa Anda konsistensikan.

Tips Mudah Perawatan Motor Matic Yang Baik Dan Benar

Persepsi bahwa perawatan motor khususnya motor matic yang rumit justru seringkali membuat sesi perawatan motor menjadi sesuatu yang dihindari oleh para pengguna kendaraan bermotor. Akibatnya, motor matic menjadi tidak terfungsikan dengan baik dan tidak bertahan lebih lama dari usia guna ideal.


Oleh karena itu, persepsi terkait dengan perawatan motor yang mudah dan sederhana harusnya mulai bisa ditanamkan karena memang dalam perawatan motor bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana. Selanjutnya hanya butuh konsistensi dalam menjalankan perawatan motor matic secara rutin. Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Rutin Memanaskan Mesin Motor

Langkah pertama dalam perawatan motor matic sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan rutin melakukan pemanasan mesin motor. Hal ini perlu untuk secara rutin dilakukan adalah agar oli yang ada di dalam mesin dalam kondisi siap terlebih dahulu untuk melumasi mesin sebelum benar-benar digunakan berkendara. Dengan begitu perfoma mesin bisa lebih maksimal.


Memanaskan mesin motor matic. Sumber : google.com


Lalu seberapa lama durasi dalam sesi pemanasan mesin motor? Untuk durasinya bisa kisaran 5 menit sampai dengan 10 menit. Selain durasi, tips tambahan untuk sesi perawatan yang pertama ini adalah dengan memprioritaskan kick stater ketimbang stater elektrik. Hal ini agar kick stater tetap terpakai seiring dengan penggunaan stater elektrik yang cenderung lebih dominan selama pemakaian.

2. Melakukan Pergantian Oli

Langkah sederhana dalam perawatan motor matic berikutnya adalah dengan melakukan pergantian oli secara berkala. Langkah perawatan yang satu ini termasuk bagian yang paling penting sehingga layak untuk mendaat perhatian lebih. Sedangkan untuk standar waktu sudah atau belum waktunya dilakukan pergatian oli umumnya adalah berdasarkan jarak tempuh perjalanan 1000 km sampai dengan 5000 km.


Selain standar jarak tempuh, Anda bisa juga mengacu pada hitungan bulan dalam melakukan pergantian oli secara rutin. Umumnya di hitungan per 2 bulan sampai dengan 3 bulan sekali. Terakhir, usahakan untuk selalu menggunakan jenis atau merk oli yang memang sesuai dengan spesifikasi mesin motor matic yang anda miliki.

3. Rajin Memastikan Ketersediaan Bensin

Ada satu kebiasaan yang kurang bagus untuk ketahanan mesin motor jika terus dilakukan. Ya, apalagi kalau bukan kebiasaan mogok akibat kehabisan bensin atau bahan bakar. Kebiasaan ini jelas sangat berpotensi buruk terlebih untuk motor jenis matic injeksi. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda bisa secara rutin melakukan pemeriksaan ketersediaan bahan bakar melalui indikator pada speedometer.


Indkator bahan bakar. Sumber : google.com


Selain rutin memastikan ketersediaan bahan bakar, biasakan juga untuk tidak melakukan pengisian ulang bahan bakar di sisa-sisa terakhir bahan bakar. Sebaiknya Pengisian ulang dilakukan selagi memungkinkan untuk dilakukan pengisian ulang dan ditambah lagi dengan kebiasaan melakukan pengisian ulang secara full.

4. Check Kondisi Vanbelt dan Roler

Berikutnya, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kondisi vanbelt secara rutin yang merupakan salah satu bagian yang tidak boleh dilewatkan oleh para pemilik motor matic. Sebab, kondisi vanbelt yang notabene berbahan karet sangat rawan terjadi kerusakan baik berupa putus maupun bentuk-bentuk kerusakan lainnya. Hal ini setidaknya untuk mengantisipasi terjadinya motor mogok di tengah jalan.

5. Melakukan Perawatan AKI

Aki juga masuk dalam daftar komponen vital daripada kendaraan bermotor secara umum dan juga motor jenis matic secara khusus. Hanya saja, perawatan di bagian aki ini terbilang gampang-gampang susah. Padahal, hidup matinya aki pada motor matic jelas sangat menentukan hidup matinya motor matic itu sendiri.


Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal ini sangat disarankan bagi Anda untuk melakukan pengecekan secara rutin terkait dengan kondisi terkini dari aki motor matic Anda.

6. Berkendara Dengan Kecepatan Stabil

Masuk ke bagian yang lebih teknis, yaitu cara berkendara yang bersahabat dengan mesin motor. Dengan kata lain, Anda perlu untuk mengontrol kecepatan motor agar tetap stabil atau tidak mempercepat kendaraan secara tiba – tiba lalu menurunkan gas juga demikian tiba-tiba. Sebab, disadari atau tidak, penggunaan motor yang tidak stabil akan sangat beresiko mempercepat masa guna mesin.

7. Servis Ringan Secara Rutin

Perawatan sederhana pada mesin motor matic yang terakhir adalah dengan rutin melakukan servis motor yang bisa Anda lakukan di bengkel langganan Anda atau di bengkel resmi. Hal ini penting sebagaimana pentingnya memilih jasa atau layanan yang tepat lainnya seperti layanan konveksi jersey dan lain sebagainya.


Nah, Demikian itulah setidaknya tujuh langkah mudah dalam melakukan perawatan motor matic. Semoga beberapa langkah tersebut sedikit banyak bisa memberikan gambaran terkait dengan pentingnya perawatan mesin motor matic juga sederhananya proses perawatan mesin motor matic itu sendiri. Semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Kerusakan Ban Mobil Saat Hujan yang Perlu Diantisipasi

Saat musim hujan seperti akhir-akhir ini, bagian yang perlu diperhatikan salah satunya adalah ban mobil. Ban mobil adalah yang paling rentan terkena dampak cuaca yang mengakibatkan jalanan licin dan rusak karena hujan ini. Lantas apa saja kendala yang mungkin terjadi pada ban mobil dalam kondisi ini?


Jika ban mobil dalam kondisi rusak, tentu saja mobil tidak dapat digunakan. Ban mobil memang bagian esensial yang terus selalu dijaga agar lancar dan aman saat berkendara. Apa saja kerusakan ban yang mungkin terjadi akibat kondisi hujan? Simak ulasannya berikut ini.

Kerusakan Mobil Akibat Hujan

Kondisi hujan memang mengancam beberapa bagian kendaraan kita. Maksudnya akibat hujan bagian seperti ban mobil dan beberapa bagian lainnya menjadi rentan dan perlu diperhatikan secara khusus. Berikut beberapa bagian yang perlu diperhatikan pada mobil saat cuaca hujan.

1. Mesin dan Kelistrikan

Bagian mesin dan kelistrikan termasuk salah satu yang perlu dijaga ketika kondisi hujan. Bagian mesin adalah pengapian dan energi panas yang akan terpengaruh jika terjadi kebasahan atau dinginnya cuaca. Bagian kelistrikan juga akan rusak seperti korslet apabila terkena basah.

2. Wiper dan Kaca

Wiper berfungsi menghapus percikan air dari kaca terutama bagian kemudi (kaca depan). Saat kondisi hujan bagian ini akan sering digunakan sehingga jika tidak sadar akan menurun fungsinya bahkan rusak. Seperti karena lama tidak digunakan saat musim cuaca cerah, maka saat fungsinya menurun ketika digunakan saat hujan akan terkendala atau rusak.

Wiper dan Kaca Mobil, sumber Seva

Wiper dan Kaca Mobil, sumber Seva

3. Interior

Bagian interior mobil seperti jok dan alas kaki atau lantai mobil akan terkena masalah juga saat hujan. Kelembapan bahkan kebasahan bisa membuat bagian-bagian yang berada di dalam mobil ini akan rusak jika tidak segera dikeringkan. Sementara lembap dan basah memang sulit dihindari karena cuaca sedang hujan.

4. Ban Mobil

Satu hal lagi yang juga perlu diperhatikan secara khusus saat kondisi hujan atau ketika berkendara di tengah hujan adalah ban mobil. Terdapat banyak hal yang bisa terjadi pada ban akibat basah dan kondisi hujan. Simak pada penjelasan selanjutnya.

Kerusakan Ban Akibat Hujan

Berkendara mobil ketika kondisi sedang hujan memang terkadang tidak dapat dihindari. Dibandingkan mengendarai sepeda motor, mengendarai mobil memang lebih aman dan nyaman. Namun perlu diperhatikan bagian yang rentan akibat hujan yaitu ban mobil.

Kempes

Kerusakan ban mobil akibat hujan yang paling sering ditemukan adalah kempes. Mungkin kempes bukanlah sebuah kerusakan namun indikasi rusaknya ban mobil bisa diketahui dari hal ini. Seperti kebocoran halus atau sekedar kurangnya tekanan ban saja.

Ban Retak, sumber Moladin

Ban Retak, sumber Moladin

Memang kondisi hujan mengakibatkan cuaca luar lebih rendah dibandingkan biasanya. Tekanan dalam ban menyesuaikan suhu lingkungannya. Jika kita mengisi tekanan ban saat cuaca sedang cerah, maka ketika kondisi hujan dan cuaca dingin, tekanan ban pun ikut turun sehingga ban mobil menjadi kempes.


Selain itu ban mobil yang kempes juga dapat berakibat fatal. Perjalanan yang tidak stabil karena getaran dan rentan kemasukan berbagai materil di jalan bisa mengakibatkan masalah. Maka, kempesnya ban mobil perlu segera diatasi.

Sobek

Kerusakan lain pada ban mobil akibat kondisi cuaca hujan adalah sobek. Sebenarnya karet ban mobil merupakan material yang kuat untuk menahah seluruh kondisi yang dialami ban saat berkendara. Namun sedikit perlu penyesuaian ketika kondisi sedang hujan/basah.


Ban mobil yang digunakan saat jalanan basah memang perlu tipe ban yang khusus. Karenanya, ban standar mungkin tidak bisa bertahan lama sehingga dimungkinkan terjadi penipisan ketebalan bahkan sobek. Tipe ban saat hujan ini lebih tebal dan alurnya sesuai dengan kondisi jalan yang basah.


Selain itu, jalanan yang tergenang air sedangkan tidak rata misalnya berlubang juga dapat berakibat fatal. Pengemudi tidak mengetahui apabila akhirnya kendaraan menerjang lubang dan hal ini juga bisa mengakibatkan kerusakan pada ban mobil.

Berkendara Saat Hujan, sumber Cars World

Berkendara Saat Hujan, sumber Cars World

Oleng

Saat berkendara ketika hujan, pengemudi pasti lebih cenderung menggunakan remnya. Apalagi jika melewati jalan menurun dalam kondisi hujan. Break atau rem mobil pasti akan lebih sering lagi digunakan agar tetap aman dan selamat. Namun tetap akan ada efek pada ban mobil.


Penggunaan rem yang sering apalagi mendadak, membuat posisi ban pada tempatnya menjadi sedikit terpengaruh. Lama kelamaan apabila tidak diperiksa, dapat terjadi oleng pada ban. Sehingga akan terasa tidak stabil seperti terguncang atau bergetar ketika berkendara.


Selain itu, ban oleng ketika kondisi hujan juga bisa diakibatkan oleh kondisi jalan yang rusak. Bukan tidak mungkin akibat turun hujan, aspal menjadi retak dan tidak rata sebagaimana ketika kondisi sedang cerah. Karena itu ban akan mengalami guncangan lebih sering daripada biasanya dan perlu diperiksa untuk mengantisipasi agar tidak oleng.


Untuk itu jika Anda berkendara pada saat musim hujan seperti sekarang, Anda bisa mengantisipasinya dengan memilih tipe ban yang khusus. Ban yang sesuai ketika kondisi seperti ini adalah yang lebih tebal serta alur ban yang berpola simetris. Silahkan berkonsultasi pada mekanik kepercayaan Anda.


Itu dia beberapa ulasan seputar kondisi ban mobil yang mungkin terjadi saat berkendara ketika hujan. Semoga dengan informasi ini Anda bisa melakukan antisipasi sehingga aman dalam berkendara. Simak terus berbagai ulasan seputar otomotif mobil dan motor di halaman website kursus otomotif. Berikut pertanyaan, saran dan kritik Anda pada kolom komentar seputar otomotif dan kursusnya di halaman kami.

Jenis Kendaraan Niaga yang Menarik Untuk Diketahui

Topik seputar jenis kendaraan niaga merupakan salah satu yang perlu dibahas dalam dunia otomotif. Di samping manfaat kendaraan untuk kebutuhan pribadi, terdapat juga kendaraan niaga yang dapat digunakan secara komersil untuk menggerakkan roda perekonomian. Apakah Anda sudah pernah mengetahui apa saja jenis kendaraan niaga?


Secara keseluruhan, terdapat berbagai macam kendaraan yang sering digunakan oleh masyarakat. Namun jenis kendaraan niaga merupakan satu hal yang berbeda dari sekedar tipe kendaraan. Berikut berbagai ulasan seputar jenis kendaraan niaga.

Jenis Kendaraan Niaga

1. Truk

<p>Truk merupakan jenis kendaraan niaga yang dimanfaatkan untuk mengangkut muatan. Biasanya muatannya berupa barang dan bahan-bahan. Jenis truk yang sering digunakan sendiri terdapat beberapa jenis diantaranya :


Tronton adalah kendaraan pengangkut yang memiliki 3 sumbu dengan jumlah roda 10 dan konfigurasi rodanya adalah 2 – 4 – 4. Kapasitas truk tronton mampu membawa barang sebanyak 30 kubikasi dengan berat maksimal 10 ton.


Trailer memiliki bak sepanjang 14 meter dengan lebar 2,5 meter. Berat beban yang dapat ditanggung kendaraan ini bisa mencapai 60 ton. Namun berbeda untuk muatannya. Untuk ukuran berat beban muatan maksimal yang dapat ditanggung sekitar 45 ton.


Fuso berdimensi adalah 500cm x 200xm x 200cm dengan kemampuan angkut seberat 5 ton. Sedangkan ukuran dimensi truk fuso berat adalah 570cm x 230xm x 220cm dan dapat mengangkut beban hingga 8 ton.

Fuso, sumber Oto Truck

Fuso, sumber Oto Truck

Truk engkel diketahui memiliki panjang sekitar 6 meter dan lebar 2,45 meter. Sementara itu, kotak di area belakangnya mempunyai tinggi sekitar 1,8 meter. Kapasitas maksimal truk engkel adalah 14000 kg dengan bak terbuka yang bisa ditambahkan penutup tidak permanen.


Jenis truk Colt Diesel Double atau CDD mempunyai 6 roda dengan 2 sumbu. Konfigurasi roda dari CDD ini adalah 2 rode didepan dan 4 roda dibelakang untuk memikul berat. CDD dapat memikul beban sebesar 4 ton dalam sekali perjalanan.


Truk Pickup adalah jenis truk yang paling kecil, mereka hanya memiliki 2 jumlah sumbu dan 4 jumlah roda. Rata-rata, pick up memiliki volume maksimal 1 kubikasi dan berat muatan maksimal 1,5 Ton, kecuali dengan pick up bak dengan volume maksimal 6 kubikasi.

2. Alat Berat

Jenis kendaraan niaga lainnya adalah alat berat. Sekilas, kendaraan ini memang lebih tampak seperti alat dibandingkan kendaraan pada umumnya. Namun alat ini juga berpindah dan beberapa jenisnya dapat digunakan untuk mengangkut dari satu tempat ke tempat lainnya.


Alat berat adalah mesin berukuran besar yang didesain untuk melaksanakan fungsi konstruksi seperti pengerjaan tanah (earthworking) dan memindahkan bahan bangunan. Alat berat umumnya terdiri atas lima komponen, yaitu implemen, alat traksi, struktur, sumber tenaga dan transmisinya (power train), serta sistem kendali. Diantaranya contohnya adalah dozer, excavator, crane dan jenis lainnya.

Crane, sumber Plant & Equipment

Crane, sumber Plant & Equipment

3. Bus

Diantara jenis kendaraan niaga yang dapat digunakan untuk mengangkut penumpang, bus merupakan salah satunya. Bus adalah moda transportasi yang bisa mengangkut penumpang hingga antar daerah dengan kapasitas penumpang banyak. Ada yang mencapai ratusan penumpang.


Jenis bus yang paling umum adalah bus tunggal satu lantai. Namun terdapat pula jenis bus gandeng serta jenis bus bertingkat. Di masa sekarang ini, bus dapat menjadi kendaraan penumpang vvip yang merupakan hasil kreasi dari perusahaan karoseri.

4. Kereta

Kereta merupakan jenis angkutan penumpang yang biasanya berbentuk kotak seperti bus. Perbedaannya, sejumlah penumpang yang diangkut berada pada kotak yang ditarik oleh mesin di luar tempat penumpang. Hal ini bergantung jenis kereta yang digunakan.


Di masa lampau, kereta ditarik oleh hewan seperti kuda, unta, sapi dan lainnya. Saat ini kereta ditarik oleh mesin seperti mesin berbahan bakar sehingga disebut kereta api, mesin listrik sehingga disebut kereta listrik dan lainnya. Sehingga terdapat beberapa jenis kereta yang kita kenal.


Selain itu, kereta juga bukan hanya yang berada di atas rel. Terdapat juga kereta gantung untuk lintasan vertikal atau antar bukit.

Kereta Api, sumber Berita Satu

Kereta Api, sumber Berita Satu

5. Taksi

Taksi merupakan jenis kendaraan niaga yang dapat dibahas tersendiri. Karena dibandingkan bus dan kereta yang juga dapat mengantar penumpang, taksi merupakan moda transportasi umum yang dapat digunakan secara pribadi melalui pemesanan. Biasanya taksi hanya memuat penumpang 3 orang.


Sejak dulu taksi dikenal menggunakan jenis mobil sedan. Namun saat ini juga sudah berkembang sehingg terdapat layanan taksi vip dengan jenis mobil mewah. Di zaman sekarang juga taksi dapat dipesan secara online.


Biasanya terdapat juga stiker branding mobil yang ada di body taksi. Adanya stiker tersebut bertujuan sebagai media promosi oleh suatu perusahaan. Bahkan perusahaan dari taksi itu sendiri atau perusahaan lain yang bekerjasama.

6. Ojek Motor

Jenis kendaraan niaga rasanya tidak lengkap jika tidak membahas moda transportasi roda dua. Ya, namanya disebut dengan ojek motor. Bagaimanapun ojek motor juga kendaraan niaga yang masih dapat bertahan hingga kini.


Ojek banyak digunakan oleh penduduk kota-kota besar seperti di Jakarta, karena kelebihannya dengan angkutan lain yaitu lebih cepat dan dapat melewati sela-sela kemacetan di kota. Selain itu dapat menjangkau daerah-daerah dengan gang-gang yang sempit dan sulit dilalui oleh mobil. Biasanya mereka mangkal di persimpangan jalan yang ramai, atau di jalan masuk kawasan permukiman.


Penumpang biasanya satu orang namun kadang bisa berdua. Dengan harga yang ditentukan secara tawar menawar, maka setelah disepakati pengemudi akan mengantar ke tujuan yang diinginkan penumpangnya


Itu dia berbagai jenis kendaraan niaga yang biasa terdapat di sekitar kita. Semoga informasi ini dapat memberikan wawasan seputar otomotif bagi kita semua. Simak berbagai informasi lainnya seputar otomotif, kursus serta berbagai tips perawatan bersama kami.

Cara Mengemudi Mobil Matic Untuk Pemula

Sebagian orang menyangka bahwa cara mengemudi mobil matic tidak begitu berbeda dengan cara mengemudi mobil manual. Selain itu, ada pula yang berpikir bahwa mengemudi mobil matic lebih mudah dibandingkan dengan mobil manual. Namun sebaiknya simak tips mengemudi mobil matic berikut ini.


Saat ini beberapa produksi mobil sudah menggunakan transmisi otomatis yang memiliki perbedaan yang cukup banyak dengan mobil bertransmisi manual. Sehingga diperlukan pemahaman serta pengalaman untuk mengemudikan mobil matic agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan. Simak ulasan berikut ini.

Cara Mengemudi Mobil Matic

Tips mengemudi mobil matic berikut ini bisa membantu Anda mengenali seperti apa mobil matic. Daripada langsung mencobanya, sebaiknya carilah informasi semacam cara mengemudi mobil matic terlebih dahulu. Agar Anda dapat aman saat mulai mengemudikannya.

1. Kenali Transmisinya

Perbedaan utama mobil matic dan manual adalah pada transmisinya. Pada umumnya mobil matic sendiri memiliki beberapa pengaturan transmisi seperti P, D, R, N, 1, 2 dan 3. Apa makna setiap tanda pengaturan transmisi ini?

Tuas Mobil Matic, sumber Tribun

Tuas Mobil Matic, sumber Tribun

  • - Tuas P (Park) adalah posisi yang hanya dipakai saat mobil parkir.

- Tuas D (Drive) adalah gigi maju yang menggunakan seluruh perbandingan gigi yang tersedia (1 sampai 4).

- Tuas R (Reverse) adalah posisi mobil untuk mundur.

- Tuas N (Neutral) adalah gigi netral yang dipakai untuk berhenti sebentar (pengemudi tetap di belakang kemudi dan mesin dalam keadaan hidup).

- Tuas 3 atau D3 artinya gigi maju yang beroperasi dengan perbandingan gigi transmisi 1 sampai 3.

- Tuas 2 artinya gigi maju yang beroperasi dengan perbandingan gigi transmisi 1 sampai 2 saja.

- Tuas 1 atau L (Low) adalah gigi paling rendah (tidak ada perpindahan gigi) yang biasa dipakai saat melewati tanjakan curam.

2. Syarat Menyalakan Mobil

Untuk menyalakan mobil, ada yang perlu diantisipasi. Yaitu dimulai dari tuas transmisi yang berada di posisi P. Selain itu, saat menyalakan mobil juga diperlukan menginjak pedal rem. Kemudian baru menyalakan mobil.

Setelah menyalakan mobil sebelum menekan starter, sebaiknya tunggu seluruh indikator pada panel kemudi pada posisinya. Sehingga tidak langsung menyalakan mobil dan segera starter. Pada sebagian mobil matic terdapat tanda suara untuk memastikan mobil telah menyala dan siap di starter.

3. Menekan Pedal Rem Saat Memindahkan Tuas

Pada mobil manual, memindahkan tuas manual diperlukan kopling. Berbeda dengan memindahkan tuas pada mobil matic. Untuk memindahkan tuas saat sudah berjalan, tekan pedal rem. Sehingga akan lebih aman dan dapat mengantisipasi jika ada dorongan yang membahayakan.

Mengemudi Mobil Matic, sumber NTMC

Mengemudi Mobil Matic, sumber NTMC

4. Gunakan Kaki Kanan

Sebagaimana yang diketahui, pada mobil matic tidak terdapat pedal kopling. Sehingga untuk mengontrol pedal gas dan rem pada mobil matic hanya menggunakan satu kaki, yaitu kaki kanan saja. Sedangkan posisi kaki kiri selalu ditaruh di foot rest yang ada di pojok kiri.

5. Manuver Saat Berkendara

Anda perlu mengetahui bagaimana mengemudikan matic pada berbagai manuver yang diperlukan. Mulai dari maju, mundur, berhenti setelah berjalan, mempercepat kendaraan untuk menyalip serta menaiki tanjakan. Sehingga tidak terjadi hal yang membahayakan akibat belum berpengalaman.


Untuk memajukan mobil setelah menyalakan dan starter, sambil kaki kanan tetap menginjak pedal rem, geser tuas transmisi ke posisi D. Tunggu 1 sampai 1,5 detik untuk memastikan engagement gigi transmisi matic terjadi dengan sempurna. 


Setelah itu injakan kaki di pedal rem diangkat secara pelan-pelan, mobil pun akan mulai bergerak perlahan maju. Setelah berjalan maju, pindahkan kaki ke pedal gas.

Untuk memundurkan mobil, terdapat dua keadaan. Yaitu saat tuas berada di P atau saat setelah berjalan (tuas D). Kalau memundurkan mobil dari tuas P, sambil kaki kanan menginjak pedal rem geser tuas ke posisi R. Jika dari posisi D, maka pelankan mobil hingga berhenti.


Setelah berhenti sempurna tunggu 1 sampai 1,5 detik baru geser tuas transmisi dari D ke posisi R. Saat memindahkan gigi ini pedal rem tetap diinjak oleh kaki kanan. Kemudian injakan kaki di pedal rem diangkat sedikit-demi sedikit, mobil pun akan bergerak mundur perlahan. Di sini Anda tidak perlu menekan pedal gas, biarkan mobil mundur perlahan.

Mobil Matic, sumber Honda

Mobil Matic, sumber Honda

Untuk berhenti, ada dua keadaah juga. Jika berhentinya hanya sesaat, tuas bisa tetap di posisi D sambil kaki tetap menekan pedal rem. Namun, bila berhenti cukup lama, sebaiknya geser tuas ke posisi N dan tarik rem parkir (rem tangan) agar mobil tidak bergerak. Jika ingin berjalan kembali pindahkan tuas ke posisi D sebagaimana untuk memajukan mobil.


Jika Anda memerlukan tenaga untuk berakselerasi seperti menyalip kendaraan, Anda bisa kick down (menekan habis) pedal gas. Atau, ubah posisi gigi hingga putaran mesin berada di titik torsi dan tenaga optimal dengan cara menggeser tuas dari D ke 3. Bila dilengkapi, bisa juga dengan overdrive off (OD/OFF) atau memanfaatkan mode manual.


Ketika melewati tanjakan, sebaiknya gunakan gigi rendah seperti 2 atau 1 (L). Jika melewati tanjakan dengan tuas D dan tenaga mesin mobil matic perlahan berkurang, maka Anda bisa geser tuas ke posisi 3 atau D3. Bila tenaga masih berkurang lagi, geser lagi tuas dari D3 ke 2. Kalau masih kurang juga, geser lagi dari 2 ke 1 atau L.


Itu dia beberapa hal tentang cara atau tips mengendarai mobil matic bagi pemula. Semoga informasi ini dapat membantu Anda untuk mengemudi dengan baik. Simak juga perbedaan perawatan mobil matic dan manual di kursus otomotif Jogja.

Berbagai Jenis Ban Sepeda Motor yang Penting Untuk Diketahui

Sebagai pengguna kendaraan roda dua, seberapa Anda mengetahui informasi seputar kendaraan Anda? Apalagi jika sebagai montir yang mengikuti kursus otomotif. Tentu lebih banyak lagi informasi yang perlu Anda ketahui. Sudahkah Anda mengetahui jenis ban motor?


Ternyata ban motor yang digunakan untuk kendaraan roda dua bukan hanya sekedar terdiri dari banyak merk. Ban motor ini memiliki jenis-jenis yang dibedakan berdasarkan penggunaannya. Hal ini salah satunya tampak dari motif alur ban yang terlihat. Apa saja jenis ban pada sepeda motor?

Jenis Ban Motor

Selain bagian mesin sepeda motor, bagian ban motor juga perlu diperhatikan. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat, memiliki jenis ban berbeda yang digunakan.


Penentuannya berdasarkan penggunaan kendaraan misalnya pada medan jalanan perkotaan yang relatif rata dan halus atau digunakan pada medan yang lengket berlumpur. Untuk jenis ban motor, berikut beberapa jenis yang perlu Anda ketahui.

1. Ban Cruiser

Tahukah Anda jenis ban motor yang standar digunakan oleh kendaraan roda dua? Ternyata disebut dengan ban cruiser. Jenis ban motor yang satu ini menjadi andalan untuk motor bebek di jalanan yang biasa. Motir alur bannya berpola garis-garis yang tidak rumit karena memang didesain untuk mudah melintasi medan jalan biasa.


Jadi jika Anda adalah seorang pengendara motor bebek sehari-harinya, ban cruiser adalah ban yang Anda gunakan. Apabila harus menggantikan ban karena rusak, Anda bisa mengatakan kepada penjual ban atau montir dengan sebutan cruiser.

Ban Motor Touring, sumber Eksimotor

Ban Motor Touring, sumber Eskipaper

2. Ban Scooter

Bagaimana dengan pengguna motor matic? Bisa saja pengguna matic menggunakan ban cruiser juga sebagaimana motor bebek. Namun untuk tipe scooter, ban rekomendasi atau standar yang digunakan yaitu ban scooter. Ukuran diamater ban scooter lebih kecil dibandingkan dengan cruiser.


Meskipun lebih kecil secara ukuran, dari sisi kekuatan menanggung beban serta cengkeramannya ban scooter tidak kalah dengan cruiser. Untuk alur motif bannya relatif hampir sama dengan motif ban cruiser.

3. Ban Touring

Kendaraan touring adalah kendaraan yang digunakan dalam waktu yang lama terus menerus tanpa berhenti. Karena itu, tipe ban yang dibutuhkan untuk kendaraan jenis ini adalah tipe ban yang keras serta memiliki temperatur yang stabil lebih lama (tidak mudah panas dengan cepat). Selain itu cengkeramannya juga bagus. Inilah tipe ban touring.


Bagi Anda yang memiliki kendaraan touring misalnya seperti sepeda motor Harley Davidson, jenis ban motor yang digunakan adalah tipe yang satu ini. Karetnya yang keras serta memiliki ketahanan yang tinggi untuk digunakan terus menerus sebagaimana aktivitas touring yang berjalan ke tujuan yang sangat jauh.

4. Ban Sport

Motorsport merupakan tipe kendaraan selain matic dan bebek yang juga ramai dikendarai. Motorsport juga dikendarai untuk tujuan jarak jauh sebagaimana touring namun dapat menambah kecepatannya pada lintasan yang lurus. Untuk aktivitas berkendara seperti ini dibutuhkan ban tipe sport, yaitu ban khusus untuk motorsport.

Ban Motor Racing, sumber Line Today

Ban Motor Racing, sumber Line Today

Bagaimana ciri khas tipe ban untuk motorsport? Kekerasan karetnya bisa dikatakan sama saja dengan ban untuk motor touring. Namun daya cengkramnya memang lebih kuat untuk jalanan yang rata. Daya cengkram inilah yang menjadikannya stabil untuk menambah kecepatan pada track jalanan yang lurus.

5. Ban Semi Slick

Dari tipe ban untuk motorsport, ternyata masih ada yang kurang. Yaitu temperatur yang meningkat dengan cepat saat digunakan pada kecepatan yang tinggi. Karena itu, terdapat juga ban semi slick yang biasanya digunakan untuk motorsport dengan bobot cc yang lebih besar.


Kendaraan cc besar mampu menanggung beban berkendara yang berat serta kecepatan yang lebih tinggi. Jika menggunakan tipe ban motorsport biasa, maka saat digunakan pada kecepatan yang tinggi suhu ban akan meningkat sehingga perlu diistirahatkan. Dengan tipe ban semi slick masalah naiknya temperatur ini bisa dihindari.

6. Ban Dry Racing

Untuk jenis ban motor dry racing ini bukanlah jenis yang sembarang digunakan di jalanan biasa. Ban ini khusus diperuntukkan bagi para pembalap pada track balapan saja. Dry racing adalah balapan yang dilakukan ketika kondisi jalan kering misalnya saat cuaca cerah.


Untuk tingkat kekerasan ban, jenis dry racing ternyata sedikit lebih empuk. Hal ini diyakini dapat menambah daya cengkeram saat pembalap melakukan manuver pada kecepatan tinggi. Namun karena lebih empuk, penggunaannya biasanya tidak lama seperti hanya untuk satu balapan sekali pemakaian saja.

Ban Motor Bebek, sumber Moladin

Ban Motor Bebek, sumber Moladin

7. Ban Wet Racing

Ban wet racing adalah ban yang digunakan untuk track balapan juga secara khusus dan tidak layak digunakan untuk jalanan biasa. Perbedaannya adalah pada momen balapannya, dimana wet racing adalah balapan pada kondisi track yang basah misalnya saat kehujanan. Inilah jenis ban wet racing.


Perbedaannya dengan jenis ban dry racing adalah pada bentuk alur ban. Bentuk alur ban wet racing memungkinkan mengalirkan air sehingga tidak terpeleset saat sedang berkendara. Jadi pembalap tidak khawatir akan slip atau terpeleset. Namun terpeleset atau tidaknya ini juga bergantung pada skill balapan bukan hanya jenis bannya saja.

8. Ban Off Road

Off road adalah kondisi jalanan yang berbeda dengan jalan pada umumnya. Jalanan pada umumnya relatif rata dan seringnya merupakan aspal atau semen yang rata. Untuk jalanan di luar kondisi yang standar ini disebut dengan off road misalnya jalanan pasir, lumpur dan jalanan tanah berbatuan.


Karena itu terdapat jenis ban off road yang secara khusus digunakan untuk jalanan yang semacam ini. Tampak alur atau motif ban yang terdapat tonjolan dan bentuknya yang kotak-kotak. Motif ban semacam ini akan kuat pada jalanan pasir, berlumpur bahkan berbatu yang tajam sekalipun.


Itu dia jenis ban sepeda motor yang digunakan untuk berbagai kondisi jalanan serta tipe kendaraan motor roda dua. Semoga ulasan ini dapat memperkaya Anda dengan wawasan seputar otomotif. Simak terus berbagai informasi lainnya di halaman website kursus otomotif.

Sudah Tahu Daftar Mobil Terlaris di Indonesia 2021? Simak Berikut Ini!

Berbicara mobil terlaris, di Indonesia sendiri antara mobil terlaris 2020 dan mobil terlaris 2021 berbeda. Bahkan dalam setiap tahun, kedudukan mobil terlaris di Indonesia bisa berubah-ubah. Mengetahui mobil yang paling laris di pasaran pun tidak semudah hanya melihat mobil yang sering tampak di sekitar kita.


Belum lagi kita berbicara mobil terlaris di dunia, pastinya bisa berbeda dengan apa yang sering digunakan di Indonesia. Indonesia sendiri termasuk pasar mobil yang besar juga diantara berbagai negara yang ada di dunia. Lantas, apa mobil terlaris di Indonesia tahun 2021 ini? Simak berbagai ulasan yang ada di bawah ini.

Tipe Mobil

Sebelum melihat daftar mobil terlaris di Indonesia, sebagai peminat di bidang otomotif tidak ada salahnya untuk mengenal seputar tipe atau jenis mobil yang pernah ada hingga kini. Karena semua sudah pasti mengerti bahwa jenis mobil berbeda-beda satu sama lain. Namun apakah Anda sudah mengetahui semua jenis mobil yang digunakan hingga saat ini?

1. Mobil Penumpang

Jenis mobil pertama yang paling umum diketahui sudah jelas, adalah mobil penumpang. Karena memang kendaraan ini diproduksi untuk menganngkut penumpang. Mobil penumpang ini disebut juga multipurpose vehicle (MPV).


Selain yang paling sering digunakan, minivan juga merupakan mobil angkut penumpang. Mobil penumpang didesain untuk mengangkut penumpang namun masih terasa lega serta terdapat tempat untuk mengangkut sedikit barang. Biasanya mobil penumpang biasa akan mengangkut hingga 7 penumpang sedangkan minivan bisa hingga 12 penumpang.

Toyota Avanza, sumber Carmudi

Toyota Avanza, sumber Carmudi

2. Mobil Sport

Jika pada bahasannya sebelumnya dibahas mobil penumpang, mobil sport sebenarnya juga merupakan mobil penumpang. Namun sekilas tampak kedua jenis mobil ini berbeda misalnya dari sisi ukurannya serta power mesinnya. Karena meskipun digunakan sebagai angkutan penumpang, keduanya memang berbeda.


Mobil penumpang biasa misalnya, didesain untuk melintasi jalanan perkotaan yang relatif bagus dan tidak perlu lincah. Sebaliknya, mobil sport dirancang mampu untuk melintasi off road atau di luar jalanan kota serta lincah untuk melintas di berbagai medan.

3. Hatchback

Bagi Anda yang ingin lebih fleksibel pada jalanan yang ukurannya pas-pasan namun masih dapat mengangkut penumpang dan barang, jenis mobil hatchback adalah jawabannya. Memang ada diantara konsumen kendaraan yang lebih cenderung pada mobil kecil sebagaimana hatchback ini. Apa yang dimaksud hatchback?


Biasanya, mobil didesain dengan keberadaan mesin di bagian depan, tempat penumpang dan bagasi dibagian belakang. Mobil hatchback memiliki tempat penumpang dan bagasi yang tergabung menjadi satu. Selain itu, jumlah penumpang maksimal biasanya hanya 4 orang saja.

4. Sedan

Sedang adalah kendaraan yang didesain rendah namun tetap dalam format mesin di bagian depan, tempat penumpang di tengah serta dilengkapi dengan bagasi di bagian belakang. Karena kendaran ini rendah, biasa saja menjadi tidak cocok bagi orang yang berbadan tinggi atau berkaku panjang. Maksimal kendaraan ini mengangkut 5 penumpang.

Generated by pixel @ 2021-08-30T14:40:03.670565

Mobil Hatchback, sumber Motoring

5. Wagon

Wagon sebagaimana sedang merupakan kendaraan yang rendah. Namun atap kendaraan ini diperpanjang hingga bagian bagasi sehingga antara tempat penumpang dan bagasi menjadi satu. Meskipun tampak hampir sama dengan hatchback namun, biasanya memiliki 4 pilar jendela dimana hatchback biasanya hanya memiliki 3 pilar jendela.

6. Convertible

Jenis mobil convertible merupakan jenis mobil yang berukuran kecil layaknya sedan namun dengan bagian atap yang dapat diubah-ubah menjadi kendaraan tertutup ataupun terbuka. Pada umumnya, jenis mobil convertible memiliki dua tipe, yaitu convertible soft top dan hard convertible. Keduanya memiliki perbedaan dari segi bahan yang digunakan. Soft top menggunakan bahan kanvas atau vinyl untuk atapnya, sedangkan hard top didesain sama dengan bahan bodi mobil.

7. Coupe

Mobil coupe merupakan jenis mobil yang didesain dengan ukuran kecil menyerupai sedan namun hanya memiliki 2 buah pintu dan jok penumpang. Namun, beberapa jenis juga memiliki empat jok penumpang.

8. Double Cabin

Mobil double cabin merupakan gabungan SUV dan pick-up yang didesain memiliki bagasi terbuka layaknya pick-up namun tetap dapat memuat penumpang sedikitnya 4 hingga 5 orang. Mobil ini didesain tangguh, bertenaga dan bagasi yang luas yang akan cocok dipakai di segala medan.

Mobil Terlaris

Sekarang waktunya kita melihat daftar mobil terlaris di Indonesia. Mobil terlaris 2021 di Indonesia dari berbagai jenis mobil yang diperjual belikan di Indonesia bisa jadi tidak seperti yang Anda bayangkan. Biasanya kebanyakan orang menyebut Avanza, namun silahkan lihat terlebih dahulu daftar berikut ini menurut data kompas.

Mitsubishi Expander, sumber Carmudi

Mitsubishi Expander, sumber Carmudi

  1. 1. Mitsubishi Xpander 5.026 unit
  2. 2. Toyota Avanza 4.675 unit
  3. 3. Honda Brio 3.317 unit
  4. 4. Toyota Rush 3.228 unit
  5. 5. Toyota Kijang Innova 2.719 unit
  6. 6. Toyota Calya 2.026 unit
  7. 7. Toyota Raize 1.431 unit
  8. 8. Mitsubishi Pajero Sport 1.376 unit
  9. 9. Daihatsu Sigra 1.369 unit
  10. 10. Daihatsu Ayla 1.216 unit


Data diatas merupakan hasil penjualan hingga bulan Mei 2021. Meskipun di tengah pandemi, ternyata penjualan mobil tetap laris dan ternyata Mitsubishi Expander menjadi yang teratas. Menurut Anda, apakah mobil terlaris ini menggambarkan selera masyarakat Indonesia atau merupakan kebutuhan?


Itu dia ulasan seputar berbaga mobil yang penjualannya terlaris di Indonesia pada tahun 2021. Semoga ulasan ini dapat memberikan informasi yang menarik dan bermanfaat untuk Anda. Bagi yang berminat untuk mempelajari dan kursus keahlian otomotif, silahkan kunjungi Kursus Otomotif Jogja. Tunggu pendaftaran untuk siswa gelombang selanjutnya.

Liputan Khusus Acara Pembukaan Program Kursus Mekanik Mobil Angkatan ke -17

Menjadi seorang mekanik mobil yang handal adalah cita-cita sebagian orang. Berbeda dengan gelar sarjana, seorang mekanik mobil membutuhkan jam terbang praktik yang cukup sehingga dapat disebut handal. Kursus otomotif Jogja baru saja meresmikan pembukaan angkatan baru pendidikan mekanik mobil.


Gaji mekanik mobil memang berbeda-beda berdasarkan tempat kita bekerja. Namun skill seseorang pasti akan berbeda bergantung pengalaman dan pembelajarannya. Sehingga, meskipun dengan gaji mekanik mobil yang beragam memiliki skill melalui kursus otomotif adalah yang paling penting.

Program Mekanik Mobil Speedplus

Speedplus adalah lembaga kursus otomotif di Jogja yang sudah berpengalaman meluluskan mekanik-mekanik untuk berbagai kendaraan bermotor. Sebelum mencari loker mekanik mobil, mengikuti kursus memang sebaiknya dilakukan. Tanpa kursus, jaminan skill seorang mekanik menjadi sulit dipertanggungjawabkan.

foto 2 SPEEDPLUS pembukaan program

Peserta Program Kursus Mekanik Mobil Angkatan ke-17, sumber SpeedPlus

Speedplus telah berpengalaman menangani siswa yang siap untuk menjadi mekanik handal melalui program kursus mekanik mobil yang dimilikinya. Speedplus memiliki instruktur yang berpengalaman serta bengkel praktik yang memadai dan menjadi gambaran yang lebih dekat dengan dunia kerja. Program mekanik mobil ini-pun telah berjalan hingga angkatan ke-16.


Setelah menangani 16 angkatan siswa program mekanik mobil, tahun ini speedplus juga telah memulai ajaran baru program mekanik mobil angkatan ke-17. Dengan dimulainya tahun ajaran baru ini, diharapkan akan semakin bertambah mekanik yang siap ditampung di berbagai lowongan kerja mekanik mobil di seluruh Indonesia. Karena, siswa angkatan ke-17 berasal dari berbagai daerah mulai dari Aceh hingga Maluku.

Acara Pembukaan Program Mekanik Mobil Angkatan ke-17

Sekilas kami akan bagikan bagaimana antusias para siswa angkatan ke-17 pada pembukaan program mekanik mobil yang telah berlangsung beberapa waktu yang lalu. Acara berjalan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebagian siswa tetap berada di daerahnya untuk mengikuti secara daring oleh karena belum tiba di Yogyakarta.


Bekerja sama dengan Antibios Lab, seluruh peserta yang hadir dalam pembukaan program ini di tes swab antigen. Termasuk seluruh pihak yang berkontribusi, baik peserta maupun panitia pelaksanaan dalam keadaan sehat dengan hasil negatif. Dengan ini acara dapat berlangsung sesuai protokol kesehatan.


Kemudian untuk tanda peresmian sebagai siswa, dibagikan seragam kursus serta alat tulis, modul dan blocknote untuk menyimak agenda pemaparan materi yang menjadi bagian dari pembukaan program kursus. Agenda terdiri dari pembukaan acara, sambutan-sambutan, pemaparan materi, perkenalan tim dan ditambah dengan quiz dan doorprize agar peserta tetap semangat hingga penutupan acara berlangsung.

Kursus Mekanik Mobil, sumber SpeedPlus

Kursus Mekanik Mobil, sumber SpeedPlus

Perbedaan Mekanik dan Montir

Sebagian dari Anda para pembaca yang mungkin masih awam dengan berbagai urusan perbengkelan. Namun sebagian orang merasa bahwa dunia bengkel merupakan hal menarik untuk terus dipelajari dan diperhatikan. Misalnya saja para siswa mekanik mobil di speedplus. Pasti mereka termasuk orang yang paling tertarik dengan dunia otomotif.


Setidaknya ada dua istilah yang sering digunakan untuk menyebut hal yang sama di bengkel. Yaitu antara montir dan mekanik. Semua yang bertugas untuk mengerjakan perbaikan kendaraan selalu disebut montir dan mekanik. Namun ternyata kedua istilah ini memiliki pengertian yang berbeda.


Perbedaan istilah montir dan mekanik ini lumayan jauh juga ternyata. Montir merupakan seorang yang mengerjakan pekerjaan yang berkaitan dengan mesin. Sedangkan mekanik adalah orang yang ahli dalam urusan mesin termasuk mampu melakukannya.


Jadi, seorang montir mobil adalah orang yang mengerjakan perbaikan, perawatan dan pemasangan. Montir diarahkan agar mengetahui apa yang harus dilakukan. Yang mengarahkan pekerjaannya adalah mekanik, karena lebih berpengalaman dan memahami prinsip pekerjaan montir.


Memilih Kursus Mekanik Kendaraan Montir


Perlu kemampuan untuk mengerjakan perbaikan, perawatan dan pemasangan alat pada kendaraan. Berbeda dengan mekanik, bukan cuma mengetahui cara mengerjakannya namun juga mengerti konsep atau ilmu yang berkaitan dengan kerja kendaraan serta bagian-bagiannya. Karena itu, seorang mekanik perlu mengikuti kursus mekanik mobil, motor atau kendaraan pada umumnya.

Peserta Program Angkatan ke-17, sumber SpeedPlus

Peserta Program Angkatan ke-17, sumber SpeedPlus

SpeedPlus sudah berpengalaman lebih dari 10 Tahun mengelola pelatihan yang hanya fokus di bidang otomotif, dan kami adalah lembaga Pelatihan resmi yang terdaftar di kementrian tenaga kerja yang sudah terakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Nasional No. 877/LA-LPK/VI/2019.


Pelatihan Mekanik Mobil di SpeedPlus selalu update dalam menggunakan media praktek teknologi terbaru dengan pilihan programnya yang lengkap. Dengan sistem pelatihan 20% teori dan 80% praktek disini kalian akan mendapatkan materi pelatihan dari Engine, Chasis dan Powertrain, Electrical Engine dan Electrical Body.


Dari awal berdiri hingga saat ini (9 tahun) Speed Plus sudah meluluskan kurang lebih 900 siswa baik sebagai Mekanik Motor maupun Mekanik Mobil. Alumni Speed Plus tersebar di seluruh Indonesia, sebagian bekerja sebagai mekanik di bengkel/perusahaan otomotif, sebagian berwirausaha dengan membuka bengkel baik motor maupun mobil, dan sebagian lagi memilih bekerja tidak sesuai bidang-nya.


Bagi Anda yang tertarik dengan program SpeedPlus, lembaga kursus mekanik kendaraan terkemuka, silahkan menghubungi nomor kontak atau langsung mendatangi alamatnya di Jogja. Kelebihan menjalani kursus di Jogja adalah karena daerah ini sangat ramah dengan para pelajar dari sisi pembiayaan sehari-hari. Kunjungi SpeedPlus di alamat Jl. Glagahsari no. 122 atau kontak ke 081252728282 dan 081229236336 bisa juga melalui email mail@kursusotomotif.com.


Itu dia berbagai informasi seputar kursus mekanik mobil untuk Anda. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda. Simak terus berbagai ulasan otomotif dan kursus mekanik di halaman website SpeedPlus. Sapa kami melalu nomor kontak atau kolom komenter. Terima kasih atau kunjungannya.

8 Tips Mencuci Motor Agar Bersih Maksimal

Meskipun sudah terdapat jasa atau layanan cuci motor di berbagai tempat, namun tips mencuci motor merupakan salah satu informasi yang wajib bagi pemilik kendaraan yang satu ini. Karena mencuci motor sendiri merupakan kesan yang bagus bagi pemilik kendaraan dalam merawat motor. Apakah Anda termasuk salah satunya?


Mencuci motor sendiri bukanlah kebiasaan yang mudah. Apalagi jika sudah dilakukan berulang-ulang secara rutin. Namun jika kita bisa termasuk salah satu yang mampu melakukan rutinitas ini, jangan sampai kelewatan informasi penting seputar tips mencuci motor agar bersih maksimal. Berikut tipsnya.

Tips Mencuci Motor

Memang layanan mencuci motor menjanjikan kemudahan bagi para pemilik kendaraan. Namun, hendaknya kemudahan hanya sesekali saja. Jika kita mencuci motor sendiri, tentu akan lebih baik karena menjadi bentuk penghargaan terhadap milik kita yang bermanfaat dan menemani kita sehari-hari. Berikut tips mencuci motor agar bersih maksimal.

1. Persiapkan Peralatan Mencuci

Agar maksimal, tips mencuci motor yang sering dilewatkan adalah perlengkapan peralatan mencuci. Dimana, biasanya kita mempersiapkan alat seadanya saja. Padahal, peralatan mencuci motor ini memang tertentu. Meskipun begitu, tidak begitu repot untuk menentukannya.


Sebagai contoh yang mungkin sering terjadi dan mengakibatkan masalah misalnya peralatan gosok. Seringkali kita memilih kain seadanya saja tanpa mengerti bahan khusus yang diperlukan agar body motor tetap bagus dan tidak cepat lecet atau tergores. Lantas peralatan seperti apa yang diperlukan?


Simpel saja, mulai dari kanebo, spons yang lembut dan sikat yang lembut. Selain itu lebih bagus jika dapat menggunakan air bertekanan. Namun jika tidak bisa mengadakannya, air yang disiram menggunakan gayung sudah cukup.

Mencuci Motor, sumber Astra Motor

Mencuci Motor, sumber Astra Motor

2. Persiapkan Kendaraan Untuk Dicuci

Tips mencuci motor selanjutnya adalah mempersipkan kendaraan untuk dicuci. Mengapa penting untuk mempersiapkan kendaraan terlebih dahulu sebelum dicuci? Jawabannya adalah untuk menghindari segala kemungkinan yang merusak agar tidak terjadi pada saat motor dicuci. Misalnya, kendaraan yang baru digunakan lama untuk berkendara sebaiknya tidak langsung dicuci.


Namun sebaiknya ditunggu agar dingin terlebih dahulu. Karena mencuci dalam kondisi mesin masih panas memungkinkan terjadi masalah pada motor meskipun hal ini jarang terjadi. Hal ini mungkin terjadi karena motor memiliki material logam dan bagian listrik yang rentan rusak apabila disiram air pada saat masih panah atau aktif.

3. Basahi Kendaraan

Sebagian kesalahan yang juga mungkin terjadi saat mencuci kendaraan adalah apabila langsung menggosoknya dengan sabun tanpa terlebih dahulu dibahasi. Apa akibatnya jika kendaraan langsung disabun tanpa dibasahi terlebih dahulu? Bukankah sabun dapat membersihkan kotoran?

Motor yang dibasahi terlebih dahulu memungkinkan untuk melunakkan kotoran yang melekat dan kering. Sehingga apabila disabun langsung, bagian yang melekat dan kering ini seringkali tidak bisa bersih secara maksimal. Sedangkan jika dibasahi terlebih dahulu, maka kotoran yang kering dan melekat akan lunak dan hilang dibersihkan menggunakan sabun.

4. Gunakan Sabun yang Cocok

Tips mencuci motor selanjutnya adalah jangan sampai salah dalam menggunakan sabun. Memang semua sabun dapat membersihkan noda, misalnya detergen yang biasa digunakan untuk mencuci kain. Namun ternyata tetap saja ada perbedaan.

Sabun Cuci Motor, sumber Grid Oto

Sabun Cuci Motor, sumber Grid Oto

Perbedaannya terletak pada permukaan yang dicuci. Antara detergen bahkan sabun mandi, masing-masing merupakan pembersih namun pada permukaan yang berbeda. Nah, untuk body motor terdapat sabun khusus yang bisa membersihkan noda pada motor dengan maksimal.

Kotoran pada permukaan motor juga berbeda dengan kotoran yang terdapat pada permukaan lainnya. Terkadang motor terkenan percikan oli, debu yang mengeras, cat dan noda lainnya yang tidak dapat bersih jika sekedar menggunakan detergen biasan. Jadi, gunakan sabun pencuci motor.

5. Perhatikan Bagian Sempit

Untuk mencuci motor, kemudahannya salah satunya adalah saat menyiramnya. Permukaan motor licin dan memungkinkan air mengalir dengan mudah. Namun ternyata jika disirami begitu saja, ada bagian yang bisa saja ketinggalan. Misalnya bagian sempit pada motor.


Karena itu, menyirami dan menggosok dengan sabun memang perlu diposisikan dengan tepat. Misalnya pertama yang disirami dan disabun adalah bagian body atas, selanjutnya bagian dalam baru kemudian bagian belakang. Dalam hal ini, menyirami bagian dalam perlu dilakukan setelah motor dingin dan dalam keadaan mati.


Jika disiram saat masih hidup, bagian dalam motor terdiri dari mesih dan bagian listrik. Hal ini akan rentan menyebabkan kerusakan. Begitu pula saat menggosoknya dengan sabun, perlu diperhatikan agar tidak ada yang lepas pada bagian dalam motor apalagi rusak.

6. Bilas dengan Baik

Jangan lupa membilas bagian motor secara keseluruhan setelah motor digosok dengan sabun. Membilasnya dengan baik artinya memperhatikan agar setelah dibilas, sabun benar-benar hilang. Karena cairan sabun kadang masih berbusa dan tidak hilang dengan sekali siraman.

Wax Motor, sumber Western Motorcycle

Wax Motor, sumber Western Motorcycle

Apabila masih meninggalkan sabun meskipun telah dibilas, saat nanti motor dikeringkan akan terdapat bercak yang merupakan bekas sabun. Bekas sabun inipun dapat mengeras dan menjadi noda atau menyebabkan lengketnya debu sehingga mengotori kendaraan.

7. Keringkan Air

Setelah dibilas, pastikan motor dikeringkan dengan lap khusus yang dapat meyerap cairan secara maksimal. Salah satu lap khusus yang biasa digunakan adalah kanebo. Kanebo dapat menyerap air dengan sangat baik.

8. Finishing dengan Wax

Mengapa harus melakukan finishing? Secara keseluruhan apabila telah dicuci sebenarnya motor telah bersih dari noda. Namun finishing ini diperlukan agar tampilan motor dapat lebih tampak. Misalnya mengkilapkan warna asli motor. Caranya adalah dengan menggunakan wax atau semir.


Untuk menggunakan wax dan semir, memang perlu keahlian tambahan. Namun dapat dengan mudah dicontoh. Intinya memastikan agar wax atau semir tidak terlalu tebal dan berbekas. Jangan lupa setelah diwax atau disemir, diamkan sebentar agar mengering total sebelum kembali digunakan.


Itu dia 8 tips mencuci motor agar dapat bersih maksimal. Dengan mengetahui hal ini, Anda tidak harus mengeluarkan biaya dan membuang waktu untuk mengantre pada jasa cuci motor. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.